10 Hektare Lahan di Embaloh Hulu Terbakar

pena iklan


Lahan di Desa Menua Sadap Kecamatan Embaloh Hulu ludes terbakar. Tim Gabungan sudah berhasil memadamkan api tersebut. 

Penakapuas.com- 10 Hektare lahan di Kecamatan Embaloh Hulu mengalami kebakaran sejak tanggal 1 Agustus 2019 tepatnya di Dusun Pulau Manak Desa Menua Sadap. Untuk memadamkannya pun petugas gabungan butuh waktu 6 hari.

Abdul Aziz Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kapuas Hulu mengatakan, kejadian kebakaran tersebut mulai dari tanggal 1 Agustus, warga dan pihak kecamatan berusaha memadamkannya namun pihaknya kewalahan dikarenakan karenakan semak belukar sehingga kebakaran semakin meluas.

 "Petugas gabungan sulit memadamkan api karena posisinya jauh dari jalan yang bisa mendatangkan alat pemadam, berikutnya sumber air tidak ada, kondisi juga semak belukar yang mudah terbakar. Alhamdulilah karhutla itu sudah bisa pada pada tanggal 6 Agustus kemaren, solusinya memang water boombing," katanya. 

Azis mengungkapkan, untuk titik api di Kapuas Hulu yang terpantau di satelit, dari tanggal 6 Agustus hingga tanggal 7 Agustus 2019, pukul 07.00 Wib, berjumlah 21 titik. Pihaknya sendiri telah membentuk tim kecil untuk mengecek lokasi titik api tersebut. "Tim kami sudah berangkat menyisir ke titik-titik api yang terpantau satlit tersebut, mereka berangkat pagi ini," tuturnya.

Azis mengatakan, banyak faktor menyebabkan Karhutla namun untuk Kapuas Hulu dominannya karena warga membuka ladang. Hal ini terjadi karena berladang sudah merupakan kearifan lokal yang belum ada solusi penggantinya. "Kalimantan Barat inikan memang beda dengan daerah lain, kalau di Jawa sudah terbudaya dengan bersawah, kita disini berladang. Warga Kapuas Hulu juga lebih pada pola ladang berpindah," pungkasnya. (fiq)

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 6929951859416808445

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item