Kasus Gigitan Anjing Rambah Perbatasan

pena iklan pena iklan

Penakapuas.com- Kasus gigitan anjing di Kabupaten Kapuas Hulu hingga hari ini belum berhenti, dari data Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu, sejauh ini dari Januari hingga Mei 2019 sudah ada 37 kasus gigitan. 

"Sekarang kasus gigitan anjing mulai merambah daerah perbatasan seperti Batang Lupar, Empanang dan Badau," kata Maryatiningsih Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Pangan Kapuas Hulu baru-baru ini. 

Perempuan yang akrab disapa Ningsih ini menjelaskan, sesuai hasil rakor rabies antara Dinas Peternakan Kalbar (Indonesia-Malaysia) pada bulan Maret di Pontianak. Rencananya akan dilakukan vaksinasi rabies massal dan sosialisasi. 

"Pencanangannya akan dilakukan Juli di Entikong, sementara kita akan melakukan vaksinasi ke perbatasan bulan September," ujarnya. 

Lanjut Maryatiningsih, saat ini untuk kasus rabies di Bumi Uncak Kapuas statusnya masih tanggap darurat, status ini masih belum dicabut karena masih terjadi kasus gigitan. 

"Kasus rabies ini dimulai dari tahun 2015. Sejak 2015-2017 sudah ada tiga korban yang meninggal karena rabies," tuturnya.  

Lanjut Ningsih, saat ini stok vaksin yang ada di tempatnya sebanyak 800 an dosis, namun pihaknya sudah mengusulkan vaksin ke Pemerintah Provinsi sebanyak 5.500 dosis. 

Sambung Ningsih, dalam penanganan kasus gigitan anjing ini,  Ningsih mengaku pihaknya masih kesulitan karena masih banyak masyarakat yang belum menyadari pentingnya vaksinasi terhadap anjing. 

 "Ketika kita melakukan sosialisasi soal rabies dan vaksinasi kita sangat berharap agar masyarakat lebih antusias dalam membantu mendukung program pemerintah. Soalnya masih ada masyarakat  yang anjingnya tidak mau divaksin, dengan berbagai alasan," pungkasnya. (fiq)

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 7432645672623968474

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item