Perbatasan Indonesia Masih Impor Listrik dari Malaysia

pena iklan

Penakapuas.com-Minimnya listrik di wilayah perbatasan Indonesia, memaksa pemerintah daerah mengimpor listrik di negara tetangga. Pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat di Perbatasan belum sepenuhnya dapat diakomodir Perusahaan Listrik Negara. Seperti di Kabupaten Kapuas Hulu masih ada tiga Kecamatan di kawasan Perbatasan Republik Indonesia-Malaysia yang belum terakomodir fasilitas Perusahaan Listrik Negara ( PLN).

"Badau, Puring Kencana dan Empanang listriknya masih disuplai negara tetangga," kata Ibnu Manager PLN Putussibau belum lama ini. 

Ibnu menjelaskan, untuk tiga Kecamatan Perbatasan, masyarakatnya sudah bisa menikmati listrik 24 jam. 

Lanjut Ibnu, tenaga listrik di Kecamatan Perbatasan itu menggunakan tenaga diesel milik PLN, sementara yang lain masih disuplai pihak Malaysia. 

Meskipun tenaga listrik di perbatasan tersebut disuplai Malaysia, untuk tarif nya tetap dikelola oleh PLN. Sementara untuk proses jual beli listrik antara Malaysia-RI pihaknya tidak mengetahuinya. "Untuk urusan itu PLN Wilayah Kalbar mungkin tahu," ucapnya. 

Lanjut Ibnu, dirinya yakin jika PLN Wilayah Kalbar sudah menyiapkan langkah-langkah kedepan untuk mengantisipasi bagaimana masyarakat perbatasan tersebut tidak lagi listriknya tergantung kepada Malaysia. 

"Untuk jangka panjang sudah dirumuskan, agar kami juga tidak tergantung pada listrik negara tatangga. Tapi saya tidak tahu bagaimana formulanya," pungkasnya. (fiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 2857740582109985030

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item