Oknum Kepsek di Empanang Diduga Cabuli Muridnya

pena iklan

Penakapuas.com- Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) di Kecamatan Empanang diduga melakukan pencabulan terhadap anak muridnya yang masih dibawah umur sebut saja Mawar. Pencabulan oknum Kepala Sekolah berinisial PK ini terkuak ketika kakek korban yakni Limin melaporkan kasus ini ke Polsek Empanang Rabu (6/3) sekitar pukul 13.00 Wib.

"Pada pukul 22.00 Wib terlapor dibawa ke Badau dan langsung dibawa ke Polres dengan menggunakan kendaraan dinas roda empat Polsek Badau," kata Iptu Siko Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Sabtu (9/3). 

Siko menjelaskan, kasus pencabulan ini sudah lama, namun dari korban baru berani menceritakan kejadian ini pada keluarganya. 

Soalnya berdasarkan keterangan korban, bahwa satu minggu yang lalu si korban ini masih berada diruang kelas belajar sekolah sendirian sedang mengerjakan tugas yang belum selesai, sedangkan teman-teman yang lain sudah selesai dan diperbolehkan pulang kerumah. "Seketika sedang mengerjakan tugas tiba-tiba pelaku ini langsung menghampiri korban dan memberikan kue dan si oknum Kepala Sekolah ini langsung membuka baju dan celananya sendiri serta membuka celana korban dan langsung melakukan hubungan intim selayaknya suami-Istri," jelasnya. 

Setelah satu minggu kejadian tersebut kata Siko, korban baru berani menceritakan kejadian tersebut pada pihak keluarga dikarenakan selalu merasa sakit pada kemaluan pada saat buang air kecil. 

"Atas kejadian inilah kakek korban terkejut atas apa yang terjadi pada cucunya dan langsung melapor polisi," ucapnya. 

Atas kasus ini, pelaku dikenakan pasal 81 atau 82 UU R I no 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas U U nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas U U nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang udang

"Ancaman hukuman pasal 81 dan pasal 82 selama minimal 5 tahun sampai 15 tahun," tegasnya. 

Sementara Petrus Kusnadi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kapuas Hulu mengatakan, dirinya baru mengetahui kejadian ini.

"Ini tindakan diluar batas kemanusiaan. Apalagi pelaku adalah seorang pendidik. Nanti saya akan minta informasi detail dari pengawas sekolah setempat," pungkasnya. (fiq) 


Advertisement

Related

Berita 7869024014284019851

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item