Kasus Dugaan Korupsi Mts Maarif, 27 Orang Dimintai Keterangan

pena iklan

Penakapuas.com-Kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Mts Maarif NU Kapuas Hulu dijalan Lintas Selatan Kelurahan Kedamin Hulu Kecamatan Putussibau Selatan terus berlanjut.  Satuan Reskrim Polres Kapuas Hulu terus melakukan penyidikan terhadap beberapa orang yang terkait dengan masalah tersebut. 

Pembangunan Mts Maarif NU yang menggunakan dana hibah 2018 sebesar Rp6 milar tersebut dianggap tidak sesuai.  

"Sudah 27 orang kita mintai keterangan sebagai saksi," kata Kapolres Kapuas Hulu melalui Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu Iptu Siko, Selasa (12/3). 

Siko mengatakan, 27 orang yang dimintai keterangan sebagai saksi diantaranya mulai dari ketua lembaganya hingga strukturnya bahkan Kepala Mts Maarif juga dimintai keterangan. 

"Dalam waktu dekat ini satu orang lagi dari Provinsi akan kita mintai keterangan juga," ucapnya. 

Siko menjelaskan untuk kasus dugaan  korupsi Mts Maarif NU ini, pihaknya melakukan penyidikan sejak Januari 2019 lalu. Jika melihat dari perencanaan, pengadaan dan pekerjaan pembangunan sekolah tersebut, pihaknya melihat ada indikasi kerugian uang negara. 

"Untuk kerugian kita belum bisa melihat berapa besarnya, karena belum diaudit BPK," tuturnya. 

Sebelumnya Zainudin Ketua Pimpinan Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kapuas Hulu mengatakan, pihaknya tidak tahu soal pembangunan Mts Maarif meskipun Lembaga Maarif dibawah naungan mereka. "Kami itu hanya sifatnya monitor dan membina lembaga itu saja," ucapnya. 

Menurutnya pihak NU tidak bisa intervensi baik dalam pengajarannya maupun ketika ada pembangunan yang dilakukan oleh LP Maarif, karena mereka ini berdiri sendiri. 

Berkaitan dengan adanya penyelidikan oleh polisi terhadap pembangunan Mts Maarif yang terindikasi korupsi dalam pembangunannya, ia mengaku terkejut. 

"Tapi kalau bantuan itu sifatnya hibah, biasanya bangunan itu dibangun terlebih dahulu hingga selesai. Nanti biasanya baru masuk pemeriksaan dari BPK dan inspektorat," ujarnya.   

Namun bagaimana pun kata Zainudin, jika pihaknya sesuai kapasitas untuk diminta keterangan dalam pembangunan Mts Maarif, pihaknya siap membantu. "Saya sih mengapresiasi jika ada orang yang ingin mengoreksi pembangunan di Maarif, karena ini bagian dari kontrol.Tentunya NU tidak menghalangi siapa pun jika ada yang ingin meluruskan masalah ini," pungkasnya. (fiq) 


Advertisement

Related

Berita 9141609866860248760

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item