MA Kabulkan PK Ateng, Hukumannya Dikurangi Dua Tahun

pena iklan

Penakapuas.com - Mahkamah Agung mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Daniel Ateng terpidana kasus Korupsi Pengadaan tanah Pemkab Kapuas Hulu tahun 2006.  

Ricky Pangabean Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu mengatakan, hukuman penjara Daniel Ateng terkait kasus tindak pidana korupsi pengadaan tanah Pemkab Kapuas Hulu berkurang dua tahun penjara dari putusan sebelumnya enam tahun penjara.

 "Pengurangan hukuman Ateng tersebut berdasarkan putusan Mahkamah Agung dari vonis sebelumnya enam tahun penjara kemudian pada peninjauan kembali divonis menjadi empat tahun penjara," katanya saat ditemui, Jumat (2/2). 

Ricky menjelaskan, amar putusan PK Nomor 115 PAK/PID.SUS/2018 diterima Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu pada 30 Januari 2019. 

Menurut Ricky, awalnya tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Ateng yaitu 4,6 tahun, namun putusan Pengadilan Tipikor Pontianak hanya satu tahun, kemudian dikuatkan oleh putusan banding Pengadilan Tinggi Pontianak dengan vonis satu tahun.

 "Atas putusan Pengadilan Tinggi Pontianak, Jaksa Penuntut Umum melakukan upaya Kasasi ke Mahkamah Agung maka keluarlah putusan vonis selama enam tahun. Tetapi terpinda melakukan upaya hukum luar biasa yaitu PK dan keluar putusan PK dari Mahkamah Agung yaitu empat tahun kurungan penjara dengan denda Rp200 juta, subsider tiga bulan," jelasnya. 

Ricky mengungkapkan, pada tindak pidana korupsi yang dilakukan terpidana tersebut terdapat kerugian negara sebesar Rp1,7 milyar. 

Namun kerugian negara tersebut sudah dikembalikan oleh Daniel Ateng yang merupakan Direktur PT Arung Benoa Nusantara bersama terpidana lainnya yaitu yang masuk dalam tim sembilan merupakan PNS di Kapuas Hulu diantaranya Sungkalang, Antonius Husin, Wan Mansyur, Mauluddin dan M Arifin yang juga sebelumnya sudah di vonis.

"Saat ini Ateng masih mendekam di Rutan Pontianak," pungkasnya. (fiq) 

    

Advertisement

Related

Berita 8208460779397391882

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item