Dua Penghuni Rutan Putussibau Idap HIV-AIDS

pena iklan

Penakapuas.com- Penyakit HIV-AIDS bisa terjangkit oleh siapa saja. Tak terkecuali warga binaan di rumah tahanan ataupun lembaga pemasyarakatan. Namun lembaga dibawah Kementerian Hukum dan HAM, punya cara tersendiri untuk mengatasinya. Sehingga warga binaan yang terjangkit penyakit ini, tak merasa di diskriminasi.

Seperti yang dilakukan Rutan Kelas II B Putussibau. Dari ratusan warga binaan yang ada di dalam rutan, dua diantaranya positif mengidap HIV-AIDS. Dua warga binaan itu kini menjadi pantauan khusus bagi para sipir.

"Dua orang yang menderita HIV-AIDS ini dua-duanya kasus narkoba. Satu perempuan dan satunya laki," kata Mulyoko Kepala Rutan Kelas II B Putussibau, Rabu (27/2). 

Kedua warga binaan ini diketahui mengidap penyakit mematikan ini ketika tim kesehatan Puskesmas dari Kedamin melakukan tes darah kepada sipir maupun warga binaan beberapa bulan yang lalu. 

"Untuk pegawai alhamdullilah tidak ada terkena penyakit ini. Hanya dua warga binaan yang kena penyakit ini," ujarnya. 

Setelah dinyatakan positif terkena penyakit HIV-AIDS kata Mulyoko, kondisi kesehatan dua warga binaanya Rutan Putussibau mulai melemah. Bahkan satu penderita disediakan ruang khusus tersendiri baginya. 

"Namun pihak kesehatan tetap rutin melakukan penanganan terhadap penderita HIV-AIDS ini dengan memberikan obat setiap hari," tuturnya. 

Untuk itu dirinya mengimbau kepada masyarakat terutama bagi sesama warga binaan agar tidak melakukan diskriminasi kepada penderita HIV-AIDS ini, karena penyakit ini tidaklah menular. 

"Karena kita sudah rutin mengsosialisasikan masalah wabah dan cara penularan penyakit ini. Namun semuanya tergantung kepada warga binaan yang menerima sosialisasi tersebut," pungkasnya. (fiq) 

Advertisement

Related

Berita 5819520301310700323

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item