BPJS Ketenagakerjaan Akan Bayarkan Klaim Kematian Korban Kapal Tenggelam Semitau

pena iklan pena iklan

Penakapuas.com- 13 korban meninggal akibat kapal motor tenggelam saat menyeberang Sungai Kapuas di Desa Nanga Seberuang, Kecamatan Semitau, Kapuas Hulu, Sabtu (19/1) pukul 20.00 WIB lalu, ternyata 8 orang dari mereka masih terdaftar dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Soalnya 8 korban ini merupakan karyawan sawit dari  Perusahaan Duta Nusa Lestari Khatulistiwa Estate. 

Maka dari itu, BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu akan membayarkan klaim  kematian kepada 8 orang korban tenggelam tersebut. 

"Untuk pembayaran klaim kematian, masing-masing korban tersebut akan mendapatkan Rp24 juta," kata Wahyu Diannur Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu, Kamis (7/2). 

Wahyu menjelaskan, sementara untuk Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun korban tersebut akan dilakukan perhitungan berdasarkan besaran iuran dan masa kepesertaan dari delapan orang korban ini nilai nominalnya pasti berbeda. 

"Untuk korban selamat sendiri tidak mendapatkan klaim apa pun dari kami. Karena dalam kasus ini bukan kecelakaan kerja, itu masuk ke dalam ranah BPJS Kesehatan karena sakit diluar hubungan pekerjaan" ujarnya. 

Untuk proses pembayaran klaim kematian bagi karyawan perusahaan sawit tersebut kata Wahyu, memang belum dilakukan karena masih menunggu kelengkapan berkas data perusahaan. Namun yang jelas manfaat jaminan kematian mereka ini akan diberikan pada ahli warisnya.

"Kami berterima kasih kepada  Bupati Kapuas Hulu yang begitu peduli terhadap pekerja di Kabupaten Kapuas Hulu, untuk mewajibkna  setiap perusahaan dilindungi program BPJS Ketenagakerjaan melalui Surat Edaran. Dan kami berharap Bupati Kapuas Hulu bersama sama BPJS Ketenagakerjaan untuk menyerahkan (secara simbolis) klaim  pembayaran jaminan kematian kepada kepada ahli warisnya," harapnya. 

Lanjut Wahyu, dari delapan karyawan  sawit dari Perusahaan Duta Nusa Lestari Khatulistiwa Estate yang menjadi korban pada musibah kapal tenggelam beberapa waktu yang lalu dan dinyatakan berhak menerima pembayaran klaim kematian adalah Carolus H.N Suri, Asterius Marianus Lele, Hiasintha Yohana Bhoki, Marianus Bosko Situs Parera, Finsensius Balu, Maria Dolorosa Nio, Stefanus Nali, dan Alfonsia Halina. 

"Jika berkas semua sudah lengkap, kami akan bayarkan klaim kematian tersebut dan memberikan bantuan beasiswa pendidikan kepada anak dari korban tersebut dengan syarat kepesertaan minimal 5 tahun," pungkasnya. (fiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 7468088718320540553

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item