Polres KH Usut Kasus Penganiayaan Tersangka Pencurian Sarang Walet

pena iklan

Pengamanan di Polsek Empanang diperketat pasca penyerangan dua tersangka pencurian sarang walet yang ditahan di Polsek Empanang, Sabtu (12/1)

Penakapuas.com - Kapolres Kapuas Hulu, AKBP R Siswo Handoyo SIK, M.Si menegaskan dirinya sudah menugaskan Waka Polres berserta Kasat Reskrim dan Kasat Intelkam untuk mengusut tuntas kasus penyerangan tersangka pencurian sarang walet ditahan di Polsek Empanang. Adapun dua tersangka pencurian sarang walet yang diserang sebagian warga kecamatan Empanang tersebut adalah Adi Ningrat dan Fransiskus, keduanya merupakan warga Belimbing kecamatan Silat Hulu, kabupaten Kapuas Hulu. "Kita negara hukum, bukan hukum rimba. Para pelaku penganiayaan akan tetap kami proses hukum," tegas Kapolres, Minggu (13/1).
Saat ini, kata AKBP Siswo Handoyo, Wakapolres bersama para Kasat tengah bermediasi dengan tokoh adat dan para tumenggung di kecamatan Empanang. Hal tersebut untuk mengupayakan cara-cara kekeluargaan agar para pelaku penganiayaan menyerahkan diri. "Kita upayakan dahulu secara kekeluargaan, jangan sampai dilakukan upaya paksa," tegas Kapolres.
Terkait kronologis penyerangkan tersangka Adi Ningrat dan Fransiskus, Kapolres menuturkan dari laporan hasil pantauan dilapangan tidak ada kerusakan pada bangunan Polsek Empanang. Hanya bagian gembok tahanan yang rusak karena dilakukan upaya buka paksa. "Sebagian warga yang menyerang itu marah karena kedua tersangka itu mencuri sarang walet salah satu warga Empanang. Mereka menyerang tersangka, bukan menyerang Polsek dan petugas kami. Bangunan Polsek juga tidak ada yang dibobol, hanya kunci gembok itu," tuturnya.
Kapolres menghimbau kepada warga, khususnya warga Empanang agar menenangkan diri dan biarkan proses hukum berjalan terhadap para tersangka pencurian walet dan para pelaku penganiayaan tersangka tersebut. "Saya himbau agar warga jangan mudah main hakim sendiri. Kita negara hukum, biarkan tersangka itu diproses secara hukum," tuntas Kapolres.
Sebelumnya tersangka Adi Ningrat dan Fransiskus ditangkap lantaran diduga mencuri disebuah gedung sarang walet di dusun Semirah desa Kumang Jaya kecamatan Empanang kabupaten Kapuas Hulu, Sabtu (12/1). Kedua tersangka mengaku melancarkan aksinya bersama tiga kawan lainnya, yang hingga sekarang masih jadi buronan Polisi. Namun saat ditahan di Polsek Empanag, sekira Pukul 18.00 Wib, sekitar 30an orang datang lengkap dengan senjata tajam bahkan sebagian dalam pengaruh minuman beralkohol. Petugas Polsek Empanang yang saat itu hanya empat orang tidak dapat menghalau warga yang memaksa masuk ruang tahanan, merusak gembok tahanan dan melakukan penganiayaan terhadap Adi Ningrat dan Fransiskus. Petugas Polsek Empanang kemudian berupaya mengamankan korban penganiayaan dan membawa ke puskesmas setempat. Pasca penganiayaan kedua tersangka ini, Polsek Empanang dilakukan pengawalan ketat oleh petugas kepolisian. (nes)
Advertisement

Related

Berita 7438800634029794724

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item