Korban Pencabulan Tiga Pemuda Baru Sebulan Sekolah di Putussibau

pena iklan

Penakapuas.com- Kasus pencabulan yang dilakukan oleh tiga pemuda Kecamatan Bika terhadap sebut saja Kuntum siswi MAN 1 Putussibau Sabtu 12/1), ternyata si korban baru satu bulan mengenyam pendidikan disekolah tersebut. 

"Soalnya korban ini merupakan siswi pindahan dari Yayasan Tarbiyah (Yasti) Singkawang. Baru sebulan dia sekolah disini," kata Juliati Kelas korban pencabulan, saat ditemui, Rabu (16/1). 

Juliati mengaku prihatin atas musibah yang menimpa anak muridnya, menurutnya sudah tiga hari ini yang bersangkutan tidak masuk sekolah. 

"Saya tahunnya yang bersangkutan tidak masuk dari orangtuanya jika ada urusan keluarga. Tapi nyatanya yang bersangkutan informasinya diperkosa," ujarnya. 

Atas musibah yang menimpa anak umur 16 tahun, dirinya berharap agar pelaku dihukum sebesar beratnya dan korban maupun keluarganya diberikan kekuatan dalam menerima kenyataan ini. "Saya sangat prihatin atas kasus ini," tuturnya. 

Meskipun sebagai wali kelas korban, Juliati mengaku belum terlalu banyak mengenal korban ini karena memang yang bersangkutan orangnya pendiam dan tidak mudah bergaul, ditambah lagi korban ini baru sebulan sekolah di MAN Putussibau ini. 

"Murid saya ini tidak pernah cerita kalau dia ada masalah keluarga atau apa pun," ucapnya. 

Sementara itu Iskandar Kepala MAN Putussibau mengaku kaget ada siswinya dicabul, soalnya dirinya benar-benar tidak tahu adanya kasus pencabulan ini.

"Saya juga tidak ada menerima laporan dari guru BK, guru kelas maupun yang lain terkait kasus ini. Bisa juga para guru tidak tahu masalah ini," katanya. 

Iskandar mengaku prihatin dengan kejadian pencabulan terhadap siswinya ini, untuk itu ia berharap para pelaku dapat proses secara hukum.

"Sementara itu meskipun ada kejadian ini, kami sekolah tetap akan menerima yang bersangkutan untuk sekolah disini. Semua tergantung dari pihak keluarganya," jelasnya.

Berita sebelumnya disebutkan bahwa tiga pemuda asal Kecamatan Bika telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur yang masih sekolah di MAN Putussibau pada 12 Januari 2019 sebanyak dua.kali dilokasi berbeda.  Ketiga pelaku adalah AR (24), AD (33) dan AL (20). (fiq) 



Advertisement

Related

Berita 558207828858806826

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item