Kasus Penyelundupan Batu Antimoni Libatkan Oknum TNI dan PLBN Badau

pena iklan pena iklan

Penakapuas.com- Kasus penyelundupan batu antimoni melalui jalur tidak resmi menuju negara Malaysia yang digagalkan tim gabungan TNI-Polri yang sedang melaksanakan patroli gabungan pada Rabu, 28 Nopember 2018 lalu ternyata melibatkan oknum TNI dan oknum PLBN Badau. Bahkan informasinya oknum pegawai PLBN Badau ini sudah ditetapkan tersangka oleh Bea Cukai. Namun kasusnya pun masih dalam penanganan Bea Cukai Nanga Badau.  

Letkol Inf Basyarudin Dandim 1206 Psb mengatakan, bahwa dalam kasus ini dua anggotanya terlibat yakni Mayor Hadi Sutrisno Danramil Badau dan Sersan Supardjo Anggota Kodim 1206 Psb. 

"Tapi mereka berdua ini statusnya hanya saksi saja. Kasusnya ini pun sudah diserahkan Denpom Sintang," katanya, Selasa (15/1).  

Dandim menjelaskan, untuk peran dari kedua anggotanya ini tidak signifikan, bahkan mereka berdua ini tidak tahu sama sekali dengan adanya penyelundupan batu antimoni sebanyak 4,5 ton ke negeri seberang.  

"Seperti Mayor Hadi, memang dia yang memiliki truk tersebut, namun truk tersebut disewakan kepada orang lain dan dia juga tidak tahu jika truknya digunakan untuk mengangkut batu apalagi sampai menyebrang ke Malaysia. Sementara Sersan Suparjo memang ada dalam truk saat ditangkap, namun dia hanya menumpang ikut ke Malaysia untuk ambil abu kesana, dia tidak tahu sama sekali masalah ini. Dia ini seperti terperangkap dalam jaringan ini," jelasnya. 

Untuk tersangka sendiri dalam kasus ini, sepengetahuan dirinya kata Dandim, dari Bea Cukai Badau sudah menetapkan tersangkanya diantaranya Mahadi Pegawai PLBN Badau, Saparudin Pengepul Batu dan Supir truk yakni Rida. 

"Tapi kalau saya lihat dari hasil pemeriksaan, yang punya batu itu adalah Mr Jo yakni warga China. Pak Saparudin itu hanya sebagai pengepul batu dari masyarakat dan yang membayar batu dari masyarakat itu ialah Mr Jo," jelasnya.

Dandim menegaskan, untuk anggotanya yang mencoba terlibat dalam barang-barang illegal, maka dipastikan pihaknya akan menindak tegas. "Makanya dalam kasus ini meskipun anggota kita belum terbukti bersalah kita serahkan ke POM Sintang," pungkasnya. 

Sementara itu I Putu Alit Kepala Bea Cukai Badau saat dihubungi belum memberikan jawabannya. (fiq) 


Advertisement

Related

Berita 6949861446221299780

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item