Kasus Penganiayaan di Empanang, 41 Orang Diperiksa

pena iklan pena iklan


Penakapuas.com- Puluhan pelaku penganiayaan dua tahanan kasus pencurian sarang burung walet di Polsek Empanang beberapa hari yang lalu akhirnya menyerahkan diri ke Polres Kapuas Hulu, Rabu (16/1) sekira pukul 13.30 Wib. 

Datang dengan menggunakan bis, puluhan pelaku ini dikawal pihak kepolisian dan diperiksa barang bawaan mereka sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.  

"Untuk jumlah warga Empanang yang menyerahkan diri ke Polres Kapuas Hulu, sudah diperiksa sebanyak 41 orang. Mereka belum ditetapkan sebagai tersangka," kata AKBP RS Handoyo Kapolres Kapuas Hulu kemarin.  

Handoyo menjelaskan, bagi warga yang sudah diperiksa diperbolehkan untuk pulang. Tapi ketika diperlukan untuk diperiksa kembali atau lebih lanjut harus hadir.

"Mengapa harus hadir untuk mempermudah proses hukum selanjutnya," ucapnya.

Sebelumnya kata Kapolres, pihaknya telah melakukan mediasi antara keluarga korban penganiayaan  dengan keluarga dan masyarakat.

"Kedua belah pihak sudah sama-sama sepakat diselesaikan dengan cara adat. Sehingga kita harus menghargai adat tersebut. Namun proses hukum tetap berjalan," ujarnya.

Untuk status tersangka sendiri, pihaknya belum menetapkannya terhadap puluhan pelaku yang sudah diperiksa. "Jadi tindaklanjutnya akan dikembangkan lagi," ucapnya.

Untuk barang bukti sendiri, kata Handyo, pihaknya sudah mengamankannya seperti senjata tajam dan barang bukti lainnya. 

"Sementara terkait korban itu sendiri, dua orang korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalbar, sedangkan tiga orang tersangka pencuriaan sarang burung walet itu sudah diamankan di Rutan klas IIB Putussibau," ujarnya. 

Sambung Handoyo, untuk biaya pengobatan kedua korban yang merupakan pelaku pencuriaan sarang burung walet tersebut, sudah menjadi kesepakatan bersama dalam adat, pihak yang melakukan penganiayaan membantu Rp 5 juta untuk pengobatan kedua korban, dan istilah adat yaitu pampas adat Rp15 juta. (fiq) 

Advertisement

Related

Berita 2694089175486755564

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item