Gubernur Kalbar Resmikan RS Pratama Semitau

pena iklan

Penakapuas.com- Gubernur Kalbar, H. Sutarmidji meresmikan bangunan Rumah Sakit Pratama Semitau, Rabu (23/1) pukul 12.30 Wib. Peresmian itu dihadiri Sekjen Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Oscar Primadi, Wakil Ketua DPRD Prov Kalbar, Kebing L berserta anggotanya Kadri, Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir berserta OPD dan beberapa Dewan se Kapuas Hulu.

Dalam sambutannya meresmikan rumah sakit tipe D tersebut, Sutarmidji menegaskan bahwa peningkatan sektor kesehatan dan pendidikan adalah yang utama. Ini berkaitan dengan peningkatan kualitas sumberdaya manusia di Kalbar.


"Kita jangan terbuai besarnya sumber daya alam, itu semua akan habis kalau pengelolaannya tidak baik. Kalau sumber daya manusianya tidak disiapkan dari sekarang kita akan jadi miskin di daerah sendiri," katanya.

Sutarmidji sangat mengapresiasi perhatian Kementerian Kesehatan terhadap Kalbar, khususnya Kapuas Hulu. Sebab telah dibangun rumah sakit yang mewah di kabupaten perbatasan yang juga wajahnya negara. "Terimakasih pada Pempus yang telah memberikan DAK (Dana Alokasi Khusus) bagi kami di Kalbar," tegasnya.

Kepada pengurus RS Pratama Semitau, Gubernur Kalbar menegaskan harus ada terobosan-terobosan yang baik dalam pelayanan medis. "Pimpinan rumah sakit beri inovasi baru. Agar pelayanan prima dan baik. Mengurus rumah sakit memang tak gampang. Pelayanan dirumah sakit harus tegas," ucapnya.

Sementara itu Sekjen Kemenkes RI, Oscar Primadi mengatakan, RS Pratama Semitau  dibangun pada tahun 2017 menggunakan DAK Prioritas Daerah dari Pempus sebesar 4,5 miliar lebih. Berikutnya tahun 2018 dialokasikan kembali Rp 19 ,4 miliar. Sehingga totalnya 24 milyar lebih. "Ini bukan hal kecil, tapi masih ada kekurangan untuk pembangunan yang perlu dilengkapi lagi sari Pemprov dan Pemkab setempat," ujarnya.

Sekjen menegaskan, Kemenkes RI komitmen dalam meningkatkan mutu kesehatan di perbatasan. Terutama wilayah Kalbar. Sebab itu fasilitas yang telah dibangun harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk kebutuhan kesehatan masyarakat. "Seperti halnya rumah sakit Semitau ini hendaknya dimanfaatkan dan dipelihara bersama oleh masyarakat Semitau dan sekitarnya," tuturnya.

Sementara itu Bupati Kapuas Hulu AM Nasir mengatakan, untuk pembangunan RS Pratama Semitau ini bermula pada tahun 2015, dimana dirinya bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar dan Kabupaten Kapuas Hulu menemui pejabat di Kemenkes RI untuk mengusulkan pembangunan rumah sakit di Semitau.

" Kita saat itu sudah mempersiapkan lokasi, namun anggarannya belum ada. Namun usulan kita ini baru muncul 2017," katanya. 

Lanjut Bupati, meskipun bantuan Kemenkes RI ini muncul di tahun 2017, pihaknya juga kebingungan karena berdekatan dengan proses lelang sehingga pihaknya tetap menerima bantuan tersebut, namun tidak melakukan pembangunan fisik rumah. 

"Saat itu kami realisasikan hanya pengadaan alat dan fisik belum ada," ucapnya.  

Lanjut Bupati, pada tahun 2018 Kapuas Hulu akhirnya mendapatkan kembali DAK Pemerintah Pusat sehingga pembangunannya pun dilaksanakan.

"Sebelum Semitau ini jadi lokasi pembangunan rumah sakit, ada juga beberapa kecamatan yang meminta pembangunan rumah sakit. Namun dari hasil pertimbangan kita, Semitau ini ditetapkan lokasinya karena berada ditengah-tengah kecamatan yang lain," ujarnya. 

Maka untuk itu kata Bupati, ia berterimakasih kepada Pemerintah Pusat maupun Daerah yang telah memberikan perhatiannya terhadap pelayanan kesehatan di Kapuas Hulu. 

"Mudah-mudahan kedepan kita terus diperhatikan pelayanan kesehatan kita disini oleh mereka," pungkasnya. (fiq)

Advertisement

Related

Berita 6088894989237866465

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item