Dua Pelaku Pencurian Sarang Burung Walet di Empanang Diamuk Massa

pena iklan pena iklan

Penakapuas.com- Dua pelaku pencurian sarang burung walet yang ditahan Polsek Empanang akhirnya babak belur dihajar masyarakat setempat. Kejadiannya Sabtu (12/1) sekira pukul 18.00 Wib. 

 Kedua pelaku atas nama  Adi Ningrat dan Fransiskus Amus tersebut diduga sudah sering kali melakukan pencurian sehingg membuat masyarakat geram. 

 "Warga datang membawa senjata tajam dengan tujuan untuk menghakimi dua orang tersangka kasus pencurian sarang burung walet yang berada dalam tahanan Polsek Empanang," kata AKBP RS Handoyo Kapolres Kapuas Hulu melalui Iptu Siko Kasat Reskrim Polres Kapuas Hulu, Minggu (13/1). 

Siko mengatakan,  peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Saat itu anggota Polsek Empanang berusaha menahan massa yang memaksa masuk ke ruangan tahanan. Namun massa tidak bisa dibendung dan akhirnya berhasil masuk.

Akibatnya, kata Siko, kedua tersangka yang sedang ditahan di Polsek tersebut yaitu Adi Ningrat dan Fransiskus Amus mengalami luka cukup serius pada bagian wajah, lutut, kaki dan paha.

 "Kejadian itu berlangsung cepat dan massa tidak bisa dibendung sehingga gembok tahanan pun dirusak,"ujarnya.

Lanjut Siko, dua orang tersangka yang menjadi amukan massa itu segera dilarikan ke Puskesmas Empanang yang kemudian rencananya akan dirujuk ke Rumah Sakit Sintang.

"Jadi warga di Empanang itu merasa kesal karena kasus pencurian tersebut sudah berulang kali terjadi, sehingga warga hendak main hakim sendiri," jelasnya. 

Adi Ningrat dan Fransiskus Amus ditangkap anggota kepolisian karena kasus pencurian sarang burung walet yang terjadi beberapa hari lalu.

Atas kejadian tersebut, pihak kepolisian saat ini masih melakukan penanganan persoalan agar hal yang sama tidak terulang kembali.

Sebelum dua pelaku ini diamuk massa, mereka berdua ketahuan mencuri sarang burung walet di Desa Kumang Jaya Kecamatan Empanang, Sabtu (12/1). 

Pencurian ini sudah kerap kali terjadi, sehingga membuat masyarakat setempat pun geram ingin melakukan tindakan main hakim sendiri kepada kedua pelaku. (fiq) 

Advertisement

Related

Berita 654465615844133154

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item