DPRD Kapuas Hulu Desak Imigrasi Percepat Pembuatan Paspor

pena iklan

Penakapuas.com- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, dari Fraksi Partai Golkar Kuswandi meminta kepada pihak Imigrasi Putussibau untuk lebih mempercepat pelayanan pembuatan Paspor diwilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

"Beberapa masyarakat Kapuas Hulu datang dan mengeluh terkait lamanya paspor baru dicetak. Terutama masyarakat yang tinggal di daerah kecamatan yang jauh, harus menunggu lama, sementara biaya transportasi menuju perkotaan mahal," katanya, Kamis (9/1).

Kuswandi mengatakan, biaya membuat paspor tidak besar, hanya saja dikeluhkan sejumlah masyarakat yang dari kecamatan adalah harus lama menunggu di Putussibau.

"Kasihan juga masyarakat harus bolak-balik ke kecamatan ke Putussibau," ucapnya.

Kuswandi pun menyarankan agar pihak Imigrasi Putussibau untuk lebih mengutamakan masyarakat kecamatan, supaya mempercepat cetak paspornya.

"Kalau pembuat paspor yang tak jauh, seperti daerah Putussibau dan Kalis, tidak masalah harus menunggu karena mereka bisa pulang kerumahnya dan biaya transportasi tak besar," ujarnya.

Pada dasarnya jelas Politisi Partai Golkar itu, kinerja dari Imigrasi Putussibau sudah baik hanya perlu ada mempercepat pelayanan pembuatan Paspor khusus masyarakat yang jauh dari kecamatan, dan bagi masyarakat ingin berobat keluar negeri (Malaysia).

"Kami sebagai anggota DPRD Kapuas Hulu selalu mendukung setiap kinerja instansi pertikal di Bumi Uncak Kapuas. Serta harus mendengarkan keluhan dari masyarakat. Marilah kita sama-sama membangun Kapuas Hulu lebih baik lagi," ungkapnya.

Menanggapi saran Wakil Ketua DPRD Kabupaten Kapuas Hulu Kuswandi supaya Imigrasi Kelas II Putussibau agar mempercepat proses pencetakan Paspor, Kepala Imigrasi Kelas II Putussibau Dios Dani mengatakan, kalau pihaknya sudah bekerja sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Kami sudah bekerja sesuai dengan Permenkumham No. 8 tahun 2014 tentang Dokumen Perjalanan Republik Indonesia," katanya.

Dios menjelaskan, Permenkumham No. 8 tahun 2014 tentang Dokumen Perjalanan Republik Indonesia, yang mana disebutkan penyelesaian atau pengambilan paspor dilakukan selama 3 (tiga) hari kerja setelah photo dan wawancara.

"Bisa saja terjadi kendala sewaktu-waktu  pencetakan atau pengambilan paspor bisa lebih dari 3 hari, karena banyak faktor di luar kemampuan kami yang membuat penyelesaian/pengambilan paspor bisa  lebih dari 3 (tiga) hari kerja," jelasnya. 

Namun kata Dios Dani keadaan ini sangat kecil sekali terjadi dibandingkan pencetakan atau pengambilan paspor sesuai dengan SOP yang dlakukan selama ini.

"Kami sudah memaksimalkan pelayanan, seperti jika ada pemohon yang sakit akan kami datangi ke rumah sakit (jemput bola)," ujarnya.

Lanjut Dios, adapun layanan prioritas orang sakit, dan pemohon yang jauh dari Kantor Imigrasi Kelas III Putussibau juga menjalin kerja sama dengan PT. Pos Indonesia, supaya memudahkan pembayaran Paspor dan Paspor yang telah selesai bisa dikirim ke alamat pemohon.

"Jadi tidak perlu datang bolak balik lagi ke kantor Imigrasi untuk mengambil paspornya," pungkasnya. (fiq) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 8957993064598765159

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item