Warga Kecewa OP Gas Elpiji 3 Kg di Hilir Kantor

pena iklan

Penakapuas.com-Pelaksanaan Operasi Pasar (OP) gas elpiji 3 Kg yang digelar Disperindag Kapuas Hulu di Kelurahan Hilir Kantor dikeluhkan warga, Selasa (18/12). 

Keluhan tersebut dikarenakan masyarakat hanya bisa mendapatkan gas 3 Kg tersebut terbatas, ditambah lagi dengan syarat untuk mendapatkan gas elpiji harus menyertakan fotokopi Kartu Keluarga dan KTP. 

"Untuk mendapatkan gas elpiji saja ribet benar, pakai KK dan KTP segala, padahal sebelumnya hanya dengan KK sudah bisa mendapatkan gas," kata Sumarni warga Kelurahan Hilir Kantor. 

Akibat ketidaktahuan masyarakat dengan syarat tersebut, kata Sumarni, banyak warga yang harus kembali pulang mengambil KTP. "Aturan pemerintah sekarang banyak yang aneh-aneh, untuk mendapatkan kebutuhan sehari-hari mesti menunjukan identitas diri," ujarnya. 

Keluhan serupa juga diungkapkan Kosim Ketua RT 02 RW 02 Kelurahan Hilir Kantor mengaku sangat kecewa dalam OP gas elpiji 3 Kg kali ini, selain karena jumlahnya dibatasi, dirinya pun tidak bisa mewakili warganya yang ingin mendapatkan gas.

"Saya kesini membawa enam tabung gas, tapi hanya dapat dua. Padahal saya ini mewakilkan warga yang memang menggunakan KK saya, masak saya RT mau bohong," katanya.

Untuk itu ia mengaku kurang puas dengan pelayanan yang diberikan pertamina maupun Pemerintah Daerah.

Sementara itu Baim Agen PT Energi Khatulistiwa mengatakan, ada 560 tabung gas elpiji 3 Kg yang di OP hari ini. Bagi masyarakat yang ingin mendapatkan gas elpiji 3 Kg ini memang harus bisa menunjukan KK dan KTP. "Jika tidak bisa menunjukan salah satu syarat ini, maka masyarakat tidak bisa mendapatkan gasnya," katanya. 

Adanya aturan ini kata Baim, tidaklah sulit, karena dengan diterapkannya aturan seperti ini, pihaknya ingin memaksimalkan penyaluran gas ke masyarakat. "Jangan sampai ada satu orang ngambil berulang kali, sementara warga lain tidak kebagian," ujarnya. 

Baim menegaskan, penyaluran gas ke masyarakat ini tidak bisa diwakilkan oleh siapa pun karena harus sesuai dengan KK dan KTP. "Misalnya RT bawa tabung warga, bisa dipastikan atau tidak itu tabung warga, jangan sampai, mereka hanya mengatasnamakan warga saja, takut diperjualbelikan, sementara kita OP itu untuk warga," jelasnya. 

Sementara itu Abdurahman Lurah Hilir Kantor mengatakan, OP diwilayahnya sudah yang ketiga kali. Maka dari itu pihaknya mengucakan terimakasih kepada pertaminan atas kerjasamanya terutama PT Energi Khatulistiwa telah membantu masyarakat dalam mengstabilkan harga."Dalam waktu dekat kami akan bekerjasama dengan pertamina untuk tiap bulan agar dapat dilakukan OP gas elpiji 3 Kg," pungkasnya. (AS) 

Advertisement

Related

Berita 8411407428662807204

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item