TP4D Kejari Kapuas Hulu Dampingi 25 Paket di Dinas PU

pena iklan

Penakapuas.com-Tahun 2018 Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas Hulu melakukan pendampingan 25 proyek pembangunan di Dinas PU Bina Marga dan SDA Kapuas Hulu. 

"Dari 25 paket tersebut, kurang lebih 100 milyar," kata Ardhi Ketua TP4D Kejari Kapuas Hulu, Selasa (18/12). 

Ardhi menjelaskan, dari 25 paket yang ada di dinas PU tersebut, masih ada  beberapa paket yang belum selesai hingga hari ini seperti pembangunan ruas jalan Mandai Embaloh. Lambannya penyelelesaian proyek tersebut dikarenakan banjir. 

"Tapi rata-rata proyeknya sudah banyak yang selesai tepat waktu," ucapnya. 

Lanjut Ardhi, selama dalam pengerjaan proyek ini memang ada masalah yang dihadapi yakni seperti pada galian C, sehingga membuat pelaksanaan kegiatan dilapangan menjadi terkendala. 

"Terkait galian C, kita juga sudah panggil pelaksana untuk menggunakan galian C yang berizin," ujarnya. 

Ardhi mengatakan, untuk Dinas PU Bina Marga dan SDA Kapuas Hulu selama pihaknya melakukan pendampingan kerjasmanya sangat baik. Misalnya dalam hal administrasi, mereka sangat kooperatif baik dalam hal perubahan pencairan anggaran, termin setiap paket dan lainnya selalu komunikasi dengan pihaknya.

 "Begitu juga dalam setiap bentuk pencairan maupun CCO, pihaknya selalu dimintakan pendapat hukum," tuturnya. 

Untuk kedepan kata Ardhi agar pendampingan pihaknya ini lebih lancar dan tidak ada masalah, pihaknya berencana akan menerapkan sistem e-TP4D. Dimana sistem ini untuk memudahkan dinas lain yang didampingi TP4D bisa meminta pendapat hukum dan lainnya melalui aplikasi saja.

"Sehingga masyarakat pun bisa membuka websit ini dan keterbukaan dalam proyek pembangunan pun lebih jelas. Kita juga mengharapkan  kerjasama dari Pemda," jelasnya. 

Ardhi menegaskan, TP4D bukan pelindung proyek pemerintah, tapi justru bertujuan agar pelaksanaan proyek pembangunan yang dicanangkan pemerintah benar-benar sesuai dengan kaidah hukum. Sesuai aturan dan spesifikasi dalam kontrak.

“Jadi tupoksi kita hanya untuk memastikan pekerjaan tersebut sesuai dengan kontrak. Namun, jika terdapat kesalahan akan kita tegur dan diingatkan. Tetapi jika teguran kita diindahkan maka itu sudah tanggung jawab mereka masing masing,” jelasnya.

Ditegaskannya, tujuan TP4D Kejari Kapuas Hulu murni untuk memastikan pekerjaan tersebut benar dan pihaknya tidak melakukan pengawalan dengan asal-asalan.

“Karena itu sudah instruksi dari Kejaksaan Agung dalam menjalankan program (TP4D) dan itu juga tanggung jawab moral kita,” pungkasnya. (AS) 


Advertisement

Related

Kapuas Hulu 7783851155816892151

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item