Kajari Kapuas Hulu Fokus Pencegahan Tipikor

pena iklan

Teks Foto: Kajari Kapuas Hulu, Slamet Riyanto (Kiri) dan Pasintel Kajari Kapuas Hulu, Adhi Prasetyo (kanan) saat pertemuan peringatan HAKI di Kantor Kajari Kapuas Hulu, Jumat (7/12)

SosiPenakapuas.com - Kejaksaan Negeri Kapuas Hulu berkomitmen menekan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) di Bumi Uncak Kapuas. Upaya untuk menekan kasus Tipikor tersebut, bukan hanya dengan melakukan tindakan tegas secara Yuridis, tetapi juga melakukan langkah pencegahan.
Kepala Kajari Kapuas Hulu, Slamet Riyanto menuturkan, Kejaksaan sekarang ini mulai bermanufer, tidak sekedar melakukan penegakan hukum semata tetapi mulai mengedepankan langkah-langkah pencegahan. Agar Tipikor tersebut dicegah untuk terjadi. "Penindakan terhadap Tipikor 10 tahun terakhir sudah aktif, tapi justru kasus korupsi itu naik. Maka diupayakan juga pencegahan. Selain pencegahan dalam sistem Pemerintahan melalui TP4D, Kejaksaan juga berusaha masuk ke masyarakat melalui tatap muka agar masyarakat juga tahu proses hukumnya," tuturnya, disela pertemuan dengan media masa dalam acara peringatan Hari Anti Korupsi Internasional, Jumat (7/12).
Posisi Kejaksaan saat ini memang berada diantara dua pintu, yakni Yudikatif dan Pemerintahan. Kejaksaan mulai masuk ke Pemerintahan melalui TP4D, untuk mencegah adanya Tipikor tersebut. "Langkah-langkah pencegahan yang dilakukan Kejaksaan sejak empat tahun terakhir, ini yang seakan Kejari lamban dalam kasus korupsi. Kami fokus pada pencegahan karena perubahan pranata," terang Kajari.
Kajari menegaskan Kejari Kapuas Hulu berkomitmen untuk menggiring pembangunan di Kapuas Hulu menjadi lebih dinamis. Sehingga impek pembangunan yang dilakukan Pemerintah setempat bisa lebih dirasakan oleh masyarakat.
"Sampai sejauh ini kerjaan kejari dalam koridor. Kedepan kami siap bawa kapuas hulu lebih dinamis, pembangunan lebih terasa," tegasnya.
Kajari juga menegaskan instansinya siap membuka diri kepada masyarakat dan media massa. Pengungkapan perkara dari korps Adhyaksa tersebut bakal dilakukan secara transparan. 
"Kami buka transparansi kinerja Kajari Kapuas Hulu. Apa yang sudah kami lakukan kami masukan di website. Website ini akan terus dikembangkan, sehingga masyarakat bisa interaksi online dengan kami terkait dugaan kasus Tipikor di daerahnya," tuntas Slamet. (nes)
Advertisement

Related

Sosial Budaya 1796098768774536740

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item