Izin Kerja WNA di Bunut Hulu Habis

pena iklan

Penakapuas.com- Keberadaan Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok di Desa Nanga Dua Kecamatan Bunut Hulu izin kerjanya sudah habis. Maka siapa saja berhak untuk memberikan teguran ketika mereka melakukan pekerjaan tambang. 

Hal ini diungkapkan Subandi Kabid Tenaga Kerja pada Dinas Tenaga Kerja Perindustrian dan Transmigrasi Kapuas Hulu. Menurutnya WNA dibawah naungan perusahaan tambang PT Tambang Mineral bisa bekerja kembali jika pihak perusahaan melakukan perpanjangan izin kerja mereka. 

"Izin kerja belasan tenaga asing disana itu sudah habis, kalau ditemukan usir saja, tapi itu ranah imigrasi melakukan pengusiran," katanya, Rabu (5/12). 

Tapi kata Subandi, lain halnya jika WNA tersebut memiliki izin tinggal dari Imigrasi, mereka boleh saja tinggal meskipun tidak melakukan pengerjaan. 

"Karena kami hanya mengurusi izin kerja orang asing saja, untuk izin tinggal bukan kewenangan kami," ucapnya. 

Lanjut Subandi, hingga hari ini di Kapuas  Hulu ada empat orang asing yang bekerja sesuai izin dan dibawah pengawasan pihaknya. "Mereka semuanya bekerja dibidang perkebunan, dua orangnya di Badau," ucapnya. 

Sementara itu Muh Nopiyanto Kasubsi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Keimigrasian  Imigrasi Kelas III Putussibau mengatakan, terkait WNA di Bunut Hulu tersebut keberadaan mereka selalu diawasi. 

"WNA di Bunut Hulu itu untuk Izin tinggalnya hingga setahun dan rata-rata habis masanya pada tahun 2019," ujarnya. 

Untuk saat ini kata Nopi, pihaknya belum melakukan pengecekan kembali kepada mereka apakah berada disana. Namun bulan kemarin pihaknya pernah melakukan pengecekan dan mereka masih ada dilokasi tersebut. 

"Tapi waktu dicek saat itu memang ada mereka, tapi jumlahnya tidak hingga belasan orang," tuturnya.

Untuk itu Nopi mengimbau kepada masyarakat setempat agar dapat melakukan pengawasan kepada mereka sehingga apapun yang dilakukan oleh mereka dapat terpantau. 

"Ada kegiatan mereka yang mencurigakan, silakan lapor pada kami," pungkasnya. (AS)

Advertisement

Related

Berita 6819227494208384317

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item