Danbrigif 19 Khatulistiwa Beberkan Prestasi Yonif RK 644/Wls di Papua

pena iklan pena iklan

Penemuan Ganja Oleh Satgas Pamtas RI-PNG tahun 2018, Yonif RK 644/Wls

Penakapuas.com - Komandan Brigif 19 Khatulistiwa, Kolonel Inf Fredy Sianturi turut menghadiri upacara penyambutan pulangnya 450 personil Batalyon Infranteri Rider Khusus 644/ Walet Sakti dari penugasan mengamankan perbatasan Republik Indonesia - Papua New Guinea (RI-PNG), di kabupaten Kerom dan Pegunungan Bintang, Papua. Upacara itu dilaksanakan di Mayonif RK 644/Wls, Rabu (12/12).
Dalam kesempatan itu, Kolonel Inf Fredy menuturkan cukup banyak prestasi yang dibuat oleh satuan Yonif RK 644/ Wls, selama bertugas kurang lebih sebelas bulan di Papua. Mereka berangkat bertugas di bulan Februari dan kembali di pertengahan Desember 2018.
"Ada beberapa prestasi yang sudah diraih satuan ini, diantaranya pembinaan teritorial yang baik membuat masyarakat secara sadar menyerahkan beberapa pucuk sejata api secara ikhlas, kemudian ada menyerahkan dan menemukan ganja, pengungkapan kasus pengelapan kendaraan motor," tuturnya.
Tak luput, Kolonel Inf Fredy menuturkan syukur karena seluruh pasukan Yonif RK 644/Wls dapat kembali dengan selamat ke Kapuas Hulu. "Alahamdulilah puji syukur kepada Tuhan, semua yang berangkat kembali dengan lengkap dalam keadaan sehat," ujarnya.
Sementara itu, Danyonif RK 644/Wls, Letkol Inf Gede Setiawan menuturkan satuannya banyak belajar dari penugasan di Papua. "Selain memastikan patok batas negara tidak bergeser, juga membantu Pemerintah setempat agar pembangunan berjalan dengan lancar," ujarnya.
Letkol Inf Gede juga menuturkan pihaknya juga berhasil mengungkap ganja basah dan ganja kering, lalu peredaran miras dan motor curian serta penyerahan senjata api dari masyarakat. "Semua itu berhasil diungkap karena masyarakatnya juga," tegas Danyon.
Dari penugasan di Papua, Letkol Inf Gede menilai, masyarakat setempat semakin besar kecintaannya terhadap Republik Indonesia. Terlebih dengan semakin banyaknya peningkatan pembangunan di Papua. "Kami melihat mereka semakin besar rasa cintanya dengan NKRI. Sebab akses dari desa satu ke desa lainnya terus dibangun Pemerintah, jadi tidak ada lagi keraguan terhadap NKRI ini," tuntas Danyon. (nes)
Advertisement

Related

Berita 3410574219013662314

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item