5 Jalur Tikus di Badau Ditutup

pena iklan

Penakapuas.com- Penyelundupan barang illegal di Perbatasan Indonesia- Malaysia dipastikan akan lebih sulit lagi kedepannya. Pasalnya lima titik jalur tikus di Kecamatan Badau secara resmi ditutup, Minggu (16/12). Lima titik jalur tikus yang ditutup terdiri dari tiga titik di Desa Sebindang dan Dua titik di Desa Badau. 

"Penutupan jalur tikus atau jalan tak resmi dengan cara pembuatan parit  di lima titik di wilayah Kecamatan Badau," kata Kepala Bea Cukai Badau, I Putu Alit Ari Sudarsono.

Putu menjelaskan, bahwa penutupan jalur tikus ini sudah direncanakan sejak lama, karena selalu meresahkan, sehingga ketika mendapat dukungan dari Pemerintah Daerah, Aparat Penegak Hukum, Tokoh Adat dan masyarakat sekitar, penutupan jalur tikus pun dapat terlaksana. 

 "Jalur tikus ini dulunya digunakan untuk mengekspor kayu ilegal," ucapnya.

Putu menegaskan, dengan ditutupnya  jalur tikus ini diharapkan dapat mengurangi penyelundupan barang ilegal maupun penyelundupan kekayaan alam Indonesia lainya yang tentunya sangat merugikan bangsa Indonesia dan kedaulatan NKRI.

Sementara itu Antonius L Ain Pamero mengatakan, bahwa penutupan jalan tikus ini merupakan momen bersejarah, karena baru pertama kali dilaksanakan di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu.

"Penutupan jalur tikus ini merupakan hal yang sangat penting, hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir potensi pelanggaran masuk-keluarnya barang-barang ilegal dari wilayah Indonesia," 

Anton mengungkapkan saat ini di Badau telah dibangun PLBN sebagai jalur resmi perbatasan darat antara Indonesia dan Malaysia

"Seharusnya masyarakat menggunakannya dengan maksimal dan tidak lagi menggunakan jalur tikus," pungkasnya. 

Penutupan jalur tikus tersebut dihadiri oleh  Wakil Bupati Kapuas Hulu, Ketua DPRD, Dandim 1206 Kapuas Hulu, Perwakilan Polres Kapuas Hulu, Perwakilan Kejari Kapuas Hulu, Satgas Pamtas TNI, Muspika Kecamatan Badau serta para Tokoh adat dan Tokoh Masyarakat Kecamatan Badau. Dalam Pidatonya Wakil Bupati Kapuas Hulu.(AS)  



Advertisement

Related

Berita 2125908321666000598

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item