Status KLB DBD Dicabut, Pemerintah Daerah Tak Tanggung Pengobatan

pena iklan

Penakapuas.com- Status Kejadian Luar Biasa (KLB) Demam Berdarah Dangue (DBD) di Kapuas Hulu sudah dicabut pada bulan Agustus 2018, namun kasus DBD masih saja terjadi. Salah satunya di Kecamatan Empanang. 

"Jumlah yang terkena DBD tempat kami ada 18 orang, ada yang sudah sembuh dan ada juga yang belum," kata Donatus Dudang Camat Empanang belum lama ini. 

Dudang mengaku heran kenapa diwilayahnya penyakit DBD masih ada dan justru bertambah, padahal dari Dinas Kesehatan maupun pihak Puskesmas setempat sudah melakukan fogging dan pemberian abate. 

"Masyarakat kami disana menjadi khawatir terkena DBD," ucapnya.

Selain itu kata Dudang, masyarakatnya juga mulai mengeluhkan pencabutan status KLB DBD, karena ketika ada masyarakatnya yang terkena DBD, pengobatan mereka tidak ditanggung lagi oleh Pemerintah Daerah. 

Sementara itu Harisson Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu mengatakan, DBD itu jika sudah ada disuatu daerah dia tidak akan hilang.

"Sepanjang masyarakatnya tidak memperhatikan kebersihan lingkungan nya. Sepanjang masyarakat tidak aktif melaksanakan pemberantasan sarang nyaman," katanya. 

Berkaitan dengan status KLB DBD dicabut kata Harisson, KLB DBD itu ditetapkan karena terjadi peningkatan kasus dua kali lebih tinggi dari rata-rata jumlah kasus dalam 5 tahun terakhir. 

"Dari pangamatan Dinas Kesehatan kasus DBD sudah mengalami penurunan, tidak tinggi lagi seperti pada bulan dua kita tetapkan KLB," jelasnya. 

Harisson menegaskan, meskipun status KLB DBD dicabut, bukan berarti pihaknya tidak memperhatikan masyarakat yang terkena DBD. Justru kasus DBD yang masih terjadi di masyarakat tetap akan dilakukan penatalaksanaan atau penanggulangan sesuai SOP penatalaksanaan kasus DBD.

" Jadi bukan nya dengan tidak lagi ditetapkan sebagai KLB lalu kasus DBD dicuekin," ucapnya. 

Sambung Harisson, status KLB DBD memang sudah dicabut pemerintah dan masyarakat yang terkena kasus DBD pengobatannya tidak lagi ditanggung.

"Tapi masyarakat tak perlu khawatir, karena ada BPJS Kesehatan yang akan menanggungnya dengan catatan harus menjadi peserta BPJS Kesehatan terpenuhi dahulu," pungkasnya. (AS) 


Advertisement

Related

Kapuas Hulu 1254658717511792546

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item