PSTI Kapuas Hulu Target Dua Emas di Porprov

pena iklan pena iklan

Penakapuas.com- Persatuan Sepak Takrau Indonesia (PSTI) Kapuas Hulu menargetkan dua medali emas dan satu medali perak dalam ajang kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) di Pontianak yang akan dilaksanakan bulan November 2018. 

"Kami pada Porprov di Pontianak menggunakan sebanyak 9 atlet takrau. Untuk laki-lakinya kita target dua emas dan atlet perempuan target kami satu perak," kata Heri Ezsy Manager Takrau PSTI Kapuas Hulu, Jumat (9/11). 

Heri mengatakan, target medali yang telah ditentukan tersebut, dirinya yakin bisa tercapai mengingat atlet takrau Kapuas Hulu juga sudah berpengalaman dalam mengikuti pertandingan. 

"Dari beberapa atlet yang ada ini, mereka ini ada yang pernah mengikuti Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) dan juga pernah mengikuti POPDA sehingga mereka ini bisa menjadi andalan Kapuas Hulu dalam meraih target medali," ujarnya. 

Selain itu Heri juga optimis dengan persaingan bagi atlet takrau perempuan, soalnya setiap Kabupaten Kota memiliki kesempatan dan peluang yang sama dalam meraih medali. Pasalnya, pertandingan takrau khusus perempuan ini baru dipertandingan pada Porprov tahun ini. "Jadi Kabupaten Kota yang lain tentunya masih sulit untuk mengukur kemampuan atlet takrau perempuan," ujarnya.

Namun kata Heri, bukan berarti pihaknya tidak memiliki saingan dalam perebutan medali baik takrau laki-laki maupun perempuan. "Paling tidak Kabupaten Mempawah, Pontianak, Sekadau, Landak itu perlu kita waspadai karena mereka sering juara," tuturnya.  

Sejauh ini kata Heri, persiapan mereka sudah matang baik itu dari strategi dan fisik. Para atlet sudah melakukan latihan Trayning Centre (TC) sejak tanggal 28 Oktober dan akan berakhir nanti tanggal 11 November 2018. 

"Kami latihan terus kalau pagi mulainya jam 07.00 Wib dan sore dari pukul 15.00 Wib hingga selesai," ucapnya. 

Sambung Heri, dalam latihan selama ini pihaknya selalu terkendala dengan lapangan, karena selama latihan, atletnya menggunakan lapangan secara terbuka sehingga terkena hujan dan panas. 

"Masalah lapangan yang membuat kami sulit untuk latihan karena lapangan yang digunakan selama ini masih terbuka, sehingga jika hujan kami harus menunggu hujan reda baru memulai latihan," paparnya. 

Heri pun berharap minta dukungan kepada Pemerintah setempat dalam perkebunan sarana dan prasarana untuk latihan menjelang Porprov. 

"Paling tidak pemerintah setempat dapat memberi dukungan kepada para atlet agar lebih semangat dalam latihan," pungkasnya. (AS) 




Advertisement

Related

Kapuas Hulu 1841339979805603455

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item