Lepas Kontingen FSBM di Sekadau, Bupati Kapuas Hulu Harap Pertahankan Juara

pena iklan

Penakapuas.com- Sebanyak 200 peserta kontingen asal Kabupaten Kapuas Hulu secara resmi dilepas keberangkatan oleh Bupati Kapuas Hulu AM Nasir, bertempat di Pendopo Bupati Kapuas Hulu, Sabtu  (3/11)  

Bertempat di Pendopo Bupati Kapuas Hulu keberangkatan kontingen sebanyak 200 peserta tersebut, mewakili Kabupaten Kapuas Hulu untuk mengikuti kegiatan Festival Seni Budaya Melayu (FSBM) ke XII tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan di Kabupaten Sekadau pada tanggal 5 November 2018 hingga 10 November 2018 mendatang

Dalam arahannya, Bupati Kapuas Hulu AM Nasir mengharapkan agar prestasi yang diraih pada FSBM di Singkawang agar dapat dipertahankan. 

"FSBM Kabupaten Sekadau ini, tentunya tahun 2018 ini kita harus ubah strategi dalam kegiatan perlombaan yang dilaksanakan daripada tahun sebelumnya,”katanya.

Menurut Bupati Kapuas Hulu bahwa kegiatan Festival Seni Budaya Melayu ini merupakan kegiatan untuk melestarikan seni dan budaya Melayu.

“Jadi FSBM ini merupakan sebuah ikhtiar untuk memberikan laman bermain bagi masyarakat Melayu dan masyarakat Kalbar, dengan demikian kita dapat memahami seni dan budaya Melayu, serta ikut serta dalam melestarikan seni budaya secara bersama-sama agar seni dan budaya itu tidak hilang dan tetap eksis dijaman sekarang,”tuturnya.

Bupati Kapuas Hulu juga memberikan apresiasi atas diselenggarakannya kegiatan FSBM ini dan turut berbahagia karena Kapuas Hulu banyak mengirimkan peserta.

“Seluruh elemen bangsa turut berbahagia, karena FSBM ini tentunya telah berhasil membawa generasi muda untuk ikut berpartisipasi dan berkarya dibidang seni budaya untuk mengikuti Festival Seni Budaya Melayu di Sekadau, tentu generasi muda adalah menjadi pelopor dalam hal melestarikan adat seni dan budaya kita,” ungkapnya.

Bupati Kapuas Hulu berpesan dengan mengikuti kegiatan Festival Seni Budaya Melayu tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018 di Kabupaten Sekadau dapat menjadi ajang menimba ilmu tentang Seni dan Budaya Melayu.

“Kepada seluruh kontingen asal Kabupaten Kapuas Hulu, saya selaku Bupati Kapuas Hulu mengucapkan selamat mengikuti kegiatan FSBM ini di Kabupaten Sekadau, saya harap kegiatan FSBM ini dapat menjadikan ajang untuk menimba ilmu dan memahami nilai seni budaya Melayu secara baik, serta sebagai media mempererat hubungan satu dengan yang lainnya, dan jadikanlah pionner terdepan sebagai pelestarian budaya Melayu,” pesannya. 

Sementara itu, Nusantara Gawat Ketua DPD Majelis Adat Budaya Melayu Kabupaten Kapuas Hulu mengatakan bahwa Kabupaten Kapuas Hulu mengikuti 13 tangkai perlombaan dengan total kontingen 200 peserta.

“Jadi kita ikuti semua tangkai perlombaan, ada jepin tradisional, vocal grup, lagu melayu, hadrah, syair Melayu, rancang motif Melayu, busana Melayu, pemilihan Bujang Dara Melayu, lomba sampan bidar, pameran budaya, lomba pangkak dan uring gasing, serta menampilkan corak kekayaan budaya melayu Kalbar, dan lainnya, dengan 200 peserta kami kirimkan ke Kabupaten Sekadau”, katanya.

Sambung Gawat, bahwa kegiatan Festival Seni Budaya Melayu tingkat Provinsi Kalimantan Barat tahun 2018 yang diselenggarakan di Kabupaten Sekadau merupakan agenda dua tahunan. 

“Kegiatan ini merupakan kegiatan dua tahunan, yang menjadi icon bagi Majelis Adat Budaya Melayu Provinsi Kalimantan Barat, yang bertujuan diselenggarakan untuk melestarikan dan mencintai seni budaya Melayu," ujarnya. 

Perlu diketahui bahwa kegiatan FSBMKB ini dilaksanakan dua tahun sekali, sementara DPD MABM Kapuas Hulu sebelumnya mengikuti kegiatan tersebut di Kota Singkawang dan meraih juara umum kedua. (AS) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 3586128242566134538

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item