Gas Elpiji 3 Kg di Putussibau Mulai Langka

pena iklan pena iklan

Penakapuas.com- Jika sebelumnya warga perbatasan Indonesia-Malaysia mengeluhkan mahalnya gas elpiji tiga kilogram, kali ini masyarakat Kota Putussibau mengeluhkan langkanya gas elpiji tiga kilogram dipasaran maupun ditingkat pengecer. 

Dahlia warga Putussibau mengeluhkan sulitnya untuk mencari gas elpiji tiga kilogram dipasaran. Dirinya pun mencari tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram sudah mutar-mutar Kota Putussibau, dan semuanya toko tidak menjual tabung gas tersebut.

"Untung saja ada tetangga yang berbaik hati, tabung gasnya mau dipinjamkan," katanya, Rabu (21/11). 

Ibu rumah tangga itu berharap, dinas terkait dan pihak agen gas elpiji untuk segera mengoperasikan kembali tabung gas elpiji ukuran 3 kg di Putussibau.

"Jangan terlalu lama kelangkaan gas elpiji ini," ucapnya.

Warga Putussibau lainnya Asya mengatakan, dirinya kemarin (Minggu lalu) juga berkeliling cari tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram di Putussibau. "Alhamdulillah dapat tapi harganya Rp35 ribu di toko. Apapun harganya tetap dibeli," tuturnya.

Ibu tiga anak ini juga tak mengetahui, apakah hari ini (Rabu) masih saja kelangkaan gas elpiji ukuran tiga kilogram atau tidak. Karena gas elpiji ukuran gas tiga kilogram dirumahnya masih ada.

"Jangan sampai langka lah, nanti bisa tak masak," ungkapnya. 

Sementara itu Feri aktivis LSM di Kapuas Hulu mengharapkan agar pemerintah setempat dapat bergerak cepat mencari persoalannya dilapangan. "Kan kita  tidak tahu ini masalah langkanya gas ini dipangkalan atau di pertamina pusatnya," ucapnya. 

Untuk itu ia mengharapkan dari Dinas terkait dapat melakukan pengecekan kepada pangkalan atau agennya, jangan sampai mereka ini melakukan penimbunan dan membuat masyarakat kecil susah."Semestinya dinas terkait sudah turun langsung ke agen gas yang ada di Putussibau. Agar masyarakat tahu masalah kelangkaan gas ini," ujarnya.

Sementara itu Hemni Sukmana abid Perdagangan Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan Kabupaten Kapuas Hulu mengatakan, informasi kelangkaan gas elpiji tersebut sudah didengar.

"Saya sudah perintahkan anak buah untuk turun kelapangan, mengecek kelangkaan gas elpiji ukuran 3 Kg tersebut. Hasilnya memang langka, hanya saja saat dicek ke Pertamina suplai dari Pertamina ke agen lancar," ujarnya

Menurutnya, kemungkinan dari agen ke pangkalan ada kelangkaan. Maka dari itu, masih dalam pengecekan dimana persoalan itu.

"Pastinya kami selalu melakukan pengawasan dan monitor ke lapangan. Nanti hasilnya akan kita laporkan ke pihak terkait," ucapnya.

Sedangkan untuk mengantisipasi hal tersebut, jelas Hemni pihaknya sudah melakukan operasi pasar Gas Elpiji 3 Kg. Dimana hari ini (Rabu) melakukan operasi pasar Gas Elpiji 3 Kg di Kecamatan Lanjak.

"Besok Kamis, melakukan operasi pasar Gas Elpiji 3 Kg di Putussibau," pungkasnya. (AS) 

Advertisement

Related

Berita 7626627108498435876

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item