11 Orang Baru Lulus Tes, Passing Grade Akan Diturunkan

pena iklan

Penakapuas.com- Hari ketiga pelaksanaan tes CPNS 2018 di Kapuas Hulu, baru ada 11 orang yang dinyatakan lulus passing grade sementara yang sudah mengikuti tes CPNS tersebut sudah seribu lebih. 

Sulitnya untuk lulus tes CPNS ini dipicu karena tingginya nilai passing grade yang diberikan oleh Pemerintah Pusat sehingga kemampuan putra-putri daerah pun tidak mampu. Belum lagi soal yang diberikan lumayan banyak dan sulit dan diperparah dengan waktu yang sedikit untuk menyelesaikan soal tes. 

Menyikapi hal ini Sekda Kapuas Hulu Muhammad Sukri mengatakan, hal seperti ini bukan hanya terjadi di Kapuas Hulu, namun terjadi di seluruh Indonesia. 

"Kita masih menunggu kebijakan soal tingginya passing grade ini, saya dapat informasinya jika passing grade akan diturunkan sampai memenuhi kuota. Tapi tidak semua kategori, melainkan hanya Tes Kepribadian (TKP)," katanya, Senin (12/10). 

Meskipun nanti passing grade ini diturunkan, Sekda memastikan tidak akan ada tes CPNS ulang, namun untuk peserta yang sudah mengikuti tes ini dan hasilnya sudah keluar, maka akan diturunkan passing gradenya, terutama untuk TKP. 


"Jadi nggak ada lagi tes secara bergelombang, hasil yang ada ini kita coba turunkan passing gradenya," ucapnya. 

Sementara itu Rajuliansyah Ketua DPRD Kapuas Hulu mengungkapkan, seleksi tes CPNS 2018 ini merupakan kewenangan pemerintah pusat, dari Pemerintah Daerah hanya menyediakan fasilitasnya saja. 

"Kedepannya dari Pemerintah Pusat itu harus mempertimbangkan lagilah dalam penerimaan abdi negara ini. Serahkan sajalah masalah penerimaan PNS ini ke pemerintah setempat, karena mereka lebih tau kondisi dilapangan," ujarnya. 

Dengan adanya tes CPNS 2018 ini, dirinya yakin anak-anak putra daerah belum mampu bersaing dengan anak luar daerah, ditambah lagi dengan passing grade yang ditentukan tersebut lumayan tinggi. 

"Kita minta kendala yang dihadapi oleh daerah ini seperti passing grade dan lainnya agar pemerintah pusat dapat mempertimbangkannya," ucapnya. 

Sementara itu Bupati Kapuas Hulu AM Nasir pesimis kuota CPNS 2018 di Kapuas Hulu dapat terpenuhi, jika melihat hasil tes yang sudah dilaksanakan selama ini. "Sekarang saja baru 11 orang yang lulus passing grade, sementara kuota kita ini 204. Rasanya sulit sekali kuota ini terpenuhi. Peserta juga ngeluh soalnya sulit dan passing gradenya tinggi," katanya.

Bupati mengatakan, dirinya sulit berbuat untuk penerimaan CPNS diwilayahnya ini karena kewenangan berada di pemerintah pusat. Namun jika dilihat dari hasil yang ada ini akan menjadi evaluasi pihaknya. 

"Dalam penerimaan CPNS ini, kita sifatnya hanya bisa mengusulkan saja. Namun dengan hasil yang ada ini,ada langkah dan solusinya," ujarnya.

Sebagai Kepala Daerah, Bupati berharap agar kuota formasi CPNS diwilayahnya bisa terpenuhi, ia berharap ada tes CPNS susulan. "Pelaksanaan tes CPNS ini.juga harus cepat, karena ini berkaitan dengan tahun anggaran. Jika pelaksanaan tes ini lambat, maka akan berpengaruh dengan gaji mereka kedepan," ujarnya. 

Dari pantauan media ini pelaksanaan tes CPNS memasuki hari ketiga dan baru ada 11 orang yang lulus passing grade. Peserta yang lulus passing grade ini pun akan memasuki tahap kedua yakni seleksi kompetensi bidang yang akan dilakukan tim SSCN. Setelah lulus tahap kedua ini, maka peserta baru dinyatakan lulus dan berhak menjadi abdi negara.(AS) 

Advertisement

Related

Berita 3501766971818104800

Posting Komentar

  1. Kacau kalau kebijakan tsb dijalankan, menurunkan passing grade bukanlah solusi bijak. Kepala daerah tidak perlu intervensi trhadap masalah ini. Jangan ubah kebijakan yg sudah ada. Masalah sebenarnya murni kesalahan BKN sebagai penyelengara negara. Contoh kecilnya adalah peserta lengeluhkan waktu tes yg dinilai trlalu cepat, berarti pihak BKN gagal mengevaluasi masalah ini.

    BalasHapus

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item