Atlet Porprov Akan Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

pena iklan

Penakapuas.com-Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kabupaten Kapuas Hulu dan  Dinas Pemuda dan Olah Raga Kapuas Hulu bekerja sama dalam perlindungan terhadap atlet yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar ke XII di Kota Pontianak. Perlindungan terhadap atlet ini disambut baik oleh KONI Kapuas Hulu.

Seperti yang dikatakan M. Djusanudin Sekretaris KONI Kapuas Hulu, menurutnya atlet memang perlu perlindungan karena mereka rentan mengalami cedera.

"Pada prinsipnya kami menyambut baik, karena dalam olahraga itu resikonya tinggi. Kami punya pengalaman beberapa tahun yang lalu hal-hal yang terjadi sama atlet diluar perkiraan kita seperti Porprov sebelumnya ada yabg patah tangan, ada yang masuk rumah sakit," katanya saat ditemui dalam pertemuan di kantor Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kapuas Hulu, Selasa (16/10) 

Djusanudin mengungkapkan dari beberapa atlet yang mengalami cedera sebelumnya ditanggung oleh KONI Kapuas Hulu dengan jumlah puluhan juta. "Jadi jika atlet Kapuas Hulu dimasukan dalam program BPJS Ketenagakerjaan, mereka lebih terjamin keselamatannya, sehingga para atlet pun dapat fokus meraih prestasi," ujarnya. 

Namun kata Djusanudin, perlindungan atlet yang mesti diperjelas oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan ialah bagaimana melindungi para atlet yang dibawah umur, karena atlet Kapuas Hulu tidak semuanya berusia dewasa. 

"Ya harus diperjelas juga dari BPJS Ketenagakerjaan itu terhadap atlet kita yang masih pelajar. Karena resikonya masih KONI yang menanggung. Kami harap semua atlet itu bisa masuk program BPJS Ketenagakerjaan," harapnya. 

Sementara itu Wahyu Diannur Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kapuas Hulu mengatakan, pihaknya menginginkan perlindungan jaminan sosial untuk atlet yang akan bertanding di Porprov nanti.

"Yang kami lindungi itu tidak hanya even Porprov saja, tapi even'yang lain juga," katanya. 

Wahyu mengungkapkan, jika tak dilindungi program mereka, atlet itu resiko cederanya sangat besar, apalagi Cabang Olahraga seperti tinju,.karate, sepakbola dan lainnya. 

"Para atlet yang kami lindungi ada dua program yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian," ungkapnya.  

Lanjut Wahyu untuk atlet yang berusia pelajar, pihaknya merasa dilema karena disatu sisi harus dilindungi, dilain sisi bahwa mereka.belum berumur 17 tahun keatas. "Artinya secara Undang-undang Ketenagakerjaan usia produktif adalah yang berusia 17 keatas. Khawatirnya jika kita paksakan mereka dilindungi program kita akan melanggar UU Ketenagakerjaan. Tapi ini akan jadi masukkan untuk kami kedepannya," pungkasnya. (AS) 

Advertisement
pena iklan

Related

Kapuas Hulu 3306439238576368900

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item