ASN Terlibat Korupsi Dipecat, Sekda Anggap Mendagri Tak Adil

pena iklan

Penakapuas.com-Jika sebelumnya Mendagri mengeluarkan Surat Edaran (SE) tentang penegakan hukum terhadap Aparatur Sipil Negara yang melakukan tindakan pidana korupsi agar  dapat diberhentikan. Namun SE Mendagri tersebut dianggap tidak adil oleh Sekda Kapuas Hulu Muhammad Sukri. Pasalnya ASN yang mesti diberhentikan tersebut telah mendapatkan putusan pengadilan negeri yang berkekuatan hukum tetap (inkrah) ini baru dikeluarkan ditahun 2014. 

Ir. H Muhammad Sukri Sekda Kapuas Hulu hingga hari ini belum ada data pasti berapa banyak ASN di Kapuas Hulu yang terancam akibat adanya aturan baru dari Mendagri terkait SE tentang ASN yang terlibat korupsi mesti diberhentikan secara tidak hormat. 

“Saya rasa kurang adil bagi ASN yang terlibat korupsi itu dipecat jika hanya dilihat dari inkrahnya, sementara di Kapuas Hulu ini ada beberapa pejabat yang terlibat korupsi tetapi kasusnya sudah lama. Inikan tidak adil, kasusnya 2006 sementara ingkrahnya 2014, kan kasihan jika mereka harus diberhentikan,” katanya, Rabu (10/10). 

Untuk itu kata Sekda, pihaknya belum tahu apakah akan mengikuti SE Mendagri tersebut atau tidak, karena hingga hari ini pihaknya masih melakukan rapat kembali untuk  membahas masalah SE Mendagri ini. 

Sekda mengungkapkan, meskipun dirinya bertentangan dengan SE Mendagri tersebut, bukan berarti pihaknya tidak mendukung dalam  pemberantasan korupsi, hanya saja aturan yang dibuat pemerintah pusat ini dianggap kurang mengena.  “Kecuali jika ASN itu melakukan korupsi itu sekarang, mungkin aturan itu wajar diterapkan. Sementara kasus korupsi yang melibatkan pejabat kita itukan kasusnya sudah lama,” ungkapnya. 

Sebelumnya Bupati Kapuas Hulu AM Nasir mengaku sudah menerima SE Mendagri terkait pemberhentian bagi ASN yang terlibaat korupsi. “Saya siap menjalankan perintah pemerintah pusat, hanya saja untuk menjalankan perintah itu itu tentunya harus melalui tahapan-tahapan yang ada,” katanya. 

Maka dari itu kata Bupati, pihaknya sudah membentuk tim untuk membahas masalah ini (ASN terlibat korupsi untuk diberhentikan)  dan pihaknya juga sudah melakukan koordinasi. “Masih rahasia ada berapa orang ASN di Kapuas Hulu yang terancam dipecat akibat terlibat korupsi. Kita tunggu saja nanti,” pungkasnya. (AS) 


Advertisement
pena iklan

Related

Berita 2656719255004561176

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item