Alami Kecelakaan, Amru Komisioner Bawaslu Kapuas Hulu Alami Patah Kaki

pena iklan


Penakapuas.com- Nasib naas menimpa Komisioner Bawaslu Kapuas Hulu   Khairu Amru Mujahiddin dan Nurochim (Staf Bawaslu Kapuas Hulu). Usai menjalankan tugasnya, pada hari Sabtu  6 Oktober 2018 mereka berdua mengalami kecelakaan sepeda motor disekitar jembatan Sampak antara Kalis dan Putussibau. 

"Kedua korban dan korban lain cedera sukup serius dan langsung dilarikan ke RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau.  Korban yang mengalami patah tulang pada kaki kanan yakni Khairu Amru Mujahiddin langsung dirujuk ke Pontianak menggunakan ambulance," kata Mustaan Ketua Bawaslu Kapuas Hulu, Minggu (7/10). 

Mustaan menjelaskan, sebelum kecelakaan tersebut terjadi, Amru dan Rohim baru pulang menghadiri kegiatan sosialisasi di Nanga Bunut pada tanggal 4 Oktober 2018, kemudian tanggal 5 nya di Boyan Tanjung dan tanggal 6 di Mentebah. "Pulang dari Mentebah itulah mereka berdua terjatuh," ucapnya.

Namun Mustaan cukup kecewa atas pelayanan Kesehatan di Kapuas Hulu, disaat temannya meringis kesakitan dan harus dirujuk ke Pontianak, dalam perjalanaannya, ia mengeluhkan buruknya pelayanan kesehatan.

Dalam perjalanan kata Mustaan, tepatnya disalah satu bukit dikawasan desa Belikai Kecamatan Seberuang,  ambulance mogok (macet) sekitar pukul 01.00 Wib. Pihak keluarga, Ketua Panwascam Hulu Gurung dan sopir ambulance RSUD yang membawa pasien berusaha menghubungi Puskesmas Hulu Gurung.   Namun dijawab bersedia melepaskan ambulance asal sopirnya sopir ambulance Puskesmas Hulu Gurung. Dokter Puskesmas Hulu Gurung tidak mau melepaskan ambulance jika tidak sopir dari Puskesmas atau Ambulance itu sendiri yang membawanya. (sopir ambulance sedang tidak berada ditempat). 

Kemudian pihak Puskemas Hulu Gurung juga pihak keluarga dan supir ambulance RSUD yang macet menghubungi Puskesmas Pengkadan. Ambulance Puskesmas Pengkadan siap. Namun dari jam 02.00 Wib sampai pukul 05.30 Wib belum sampai ke Belikai.

"Padahal jarak tempuh dari Menendang ke Belikai tidak sampai setengah jam.  Mustahil dari jam 02.00 Subuh hingga jam 05.30 Wib tak datang-datang. Alternative lain, keluarga pasien menghubungi Willy Munandar warga Kecamatan Pengkadan dan yang bersangkutan bersedia membantu," kesalnya.

Sementara itu AKP Riko Syafutra Kasat Lantas Polres Kapuas Hulu membenarkan terjadi kecelakaan Sabtu  6 Oktober 2018 pukul 14.30 Wib di jalan Lintas Selatan, Kelurahan Kedamin Hilir Kecamatan Putussibau Selatan tepatnya di Jembatan Bika. 

Riko menceritakan kronologisnya berawal dari sepeda motor Yamaha Mio Nopol KB 2192 ME yang dikendarai oleh seorang perempuan bernama Lidya yang merupakan seorang mahasiswa yang berboncengan dengan tiga orang perempuan yakni  Esti 29 tahun, Mulani  7 tahun dan Aifa 4 tahun.  

"Mereka berjalan dari arah Putussibau menuju ke arah Kalis. Sesampainya di Jalan Lintas Selatan tepatnya di Jembatan Bika, dari arah yang berlawanan terdapat Sepeda Motor Yamaha Jupiter Z Nopol KB 3773 FF yang dikendarai oleh seorang laki-laki yakni Nurohim yang berboncengan dengan Amru. Dikarenakan pada saat berpapasan jarak sudah terlalu dekat sehingga terjadilah kecelakaan," pungkasnya. (AS) 

Advertisement
pena iklan

Related

Berita 4860943557081683568

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item