Kapuas Hulu Rawan Penyakit Hepatitis

pena iklan

Penakapuas.com- Meskipun belum ada kasus penyakit Hepatitis A di Bumi Uncak Kapuas, namun Kapuas Hulu sangat rawan terserang penyakit mematikan tersebut. 

Hal ini diungkapkan langsung Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu Harisson, menurutnya faktor penularan ini sangat riskan bagi warga yang bermukim disekitaran perairan umum, terutama yang warganya masih menerapkan jamban atau toilet apung. 

"Ketika anak-anak kita mandi ke sungai, disana ada jamban, ini sangat beresiko. Apabila mereka sikat gigi dan berkumur menggunakan air sungai yang terkontaminasi tinja dari seseorang yang mengidap Hepatitis. Maka dari itu kebersihan sang anak harus perhatikan, kalau sikat gigi atau konsumsi air maka air harus sudah dimasak, jajan juga jangan disembarang tempat," katanya, Senin (10/9).   

Harisson menjelaskan, penularan hepatitis A dan berbagai macam penyakit lainnya dapat dicegah secara bersama-sama, yaitu dengan menerapkan pembangunan toilet di darat, bukan disungai. Dengan demikian tinja manusia yang jadi sumber berbagai penyakit tersebut tidak tersebar di sungai, namun tertampung pada satu tempat. 

"Penerapan toilet di darat ini terus kami himbau, agar kedepan masyarakat beralih dari toilet jamban ke toilet di darat," tegasnya

Untuk mengantisipasi penyakit ini, pihaknya sudah melakukan upaya kepada Puskesmas-pukesmas yang ada untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat agar menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, supaya terhindar dari penularan Hepatitis A dan penyakit lainnya.

"Kita tahu mewabahnya penyakit itu karena faktor lingkungan dan pola hidup masyarakatnya. Sebab itu kami terus lakukan juga pendekatan dan sosialisasi, meskipun di Kapuas Hulu belum ditemukan kasus hepatitis A. Jangan sampai ada anak yang terkena hepatitis A di Kapuas Hulu, kalau itu terjadi statusnya Kapuas Hulu langsung Kejadian Luar Biasa sebab belum pernah terjadi kasus tersebut," pungkasnya. (AS) 

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 4474566023481065144

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item