CPNS 2018, Sekadau Dapat Jatah 81 Formasi

pena iklan


Penakapuas.com– Belakangan ini, pemberitaan mengenai penerimaan CPNS semakin santer terdengar. Penerimaan CPNS tahun 2018 tersebut bukanlah hoax. Para calon pelamar CPNS bisa mempersiapkan diri untuk berkompetisi.
“Penerimaan CPNS 2018 benar adanya. Jadi secara nasional itu penerimaannya 238 ribu-an. Untuk kabupaten/kota provinsi se Indonensia itu kuotanya 180 ribu-sekian. Sekadau dapat (Kuota, red) 81,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Sekadau, Zakaria, Rabu (12/9).
Zakaria merinci, dari 81 formasi tersebut terdiri dari 45 tenaga pendidikan, 15 tenaga kesehatan dan 21 tenaga teknis.
“Insya Allah mungkin minggu ke-3 masuk minggu ke-4 (September,red) sudah diumumkan melalui Panselnas Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ucapnya.
Zakaria berpesan kepada masyarakat terutama calon pelamar CPNS untuk mempersiapkan administrasinya serta belajar dengan baik. Mengingat, passing grade cukup tinggi mencapai 85 minimal 70.
“Kalau passing grade tidak masuk, walaupun dia pintar tidak keterima. Kemudian belajar cara mengisinya dengan sistem computer assisted tes (CAT). Karena ini tidak manual, maka belajar dan siapkan diri untuk berkompetisi,” pesannya.
Zakaria menegaskan, calon pelamar hanya mengandalkan diri. Sebab, tidak ada bantuan siapapun, kecual diri sendiri. Bahkan, setelah tes 10 menit kemudian sudah diumumkan hasilnya secara langsung.
Ia juga mengatakan, penerimaan CPNS bersifat nasional. Ia mengingatkan, bila keterima tidak boleh minta pindah. Hal ini sesuai dengan PermenPAN-RB Nomor 36 Tahun 2018, minimal 10 tahun.
“Sekadau akan nambah. Jadi, tidak boleh pindah. Kalau hanya minta NIP di Sekadau, bagus melamar di daerah masing-masing saja,” ungkapnya.
“Kalau memang ingin mengabdi di daerah sendiri, daftar di daerah masing-masing. Tapi, kalau mau mengabdi di Sekdau, silahkan daftar di Sekadau tidak boleh minta pindah,” sambug Zakaria.
Selain itu, Zakaria juga mengatakan, bagi para calon pelamar CPNS 2018 yang belum memiliki KTP elektronik tetap bisa mendaftar. Asal, sudah melakukan perekaman meski hanya dengan SUKET.
“Bukan bukti KTP-nya. Tapi NIK-nya. Kalau tidak ada NIK tidak bisa mendaftar,” bebernya.
Belajar dari pengalaman, kata Zakaria, ada pelamar yang tidak bisa mendaftar lantaran NIK sudah dipakai. Untuk itu, ia mengingatkan, agar calon pelamar lebih baik minta validasi NIK-nya dengan Dukcapil agar tidak dipakai oleh orang lain.
“Banyak juga anak-anak kita mau daftar, ketika masukan NIK sudah dipakai. Sehingga kesempatan untuk daftar hilang. Maka, minta validasi ke Dukcapil, ini NIK saya,” pungkasnya. (IN)
Advertisement
pena iklan

Related

Sekadau 5832183878508353096

Posting Komentar

  1. Kalau boleh tau bagaimana cara mendaftar atau masuk ke alamat web yang mana supaya bisa mendapat nomor pendaftaran.. Trims

    BalasHapus

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item