Masyarakat Diimbau Cegah Karhutla

pena iklan

Penakapuas.com- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan. Langkah tersebut dilakukan dengan harapan masyarakat tidak lagi membakar lahan. Mengingat dampak yang ditimbulkan membahayakan banyak orang.

Kasat Reskrim Polres Sekadau, IPTU M Ginting mengimbau masyarakat agar tidak membakar hutan atau lahan. Menurutnya, dampak yang ditimbulkan dari karhutla tersebut dirasakan masyarakat luas.

“Kami harap tidak ada lagi masyaraka yang membakar lahan. Kepolisian tidak main-main dan bisa mengambil tindakan,” ujarnya, Rabu (29/8) siang.

Pihak kepolisian terus memberikan pemahaman kepada masyarakat, melalui Bhabinkamtibmas. Langkah tersebut dilakukan dengan harapan masyarakat memahaminya dan tidak lagi membakar lahan. “Sosialisasi gencar dilakukan kepada masyarakat,” ucapnya.

Sekretaris Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau, Edy Prasetyo mengungkapkan, di Kabupaten Sekadau telah dibentuk kelompok masyarakat (Pokmas) relawan peduli bencana asap akibat karhutla. Pokmas dibentuk didua desa, yaitu di Desa Peniti dan Sungai Kunyit.

“Di Kabupaten Sekadau lahan gambut tersedar di 14 desa dengan total 7.154 hektar. Di Desa Peniti dan Sungai Kunyit merupakan desa yang memiliki lahan gambut paling luas,” ungkapnya.

Di Desa Peniti luas lahan gambut mencapai 1.391 hektar. Sedangkan, di Desa Sungai Kunyit lahan gambut seluas 1.081 hektar.

“Jika terjadi kebakaran lahan gambut akan sangat bahaya. Apalagi musim kemarau, tentunya akan sulit dipadamkan,” tuturnya.

Pemkab Sekadau telah menetapkan status siaga darurat yang berlaku sejak Februari hingga November 2018 mendatang. Selain itu, dengan adanya pokmas diharapkan bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dampak karhutla.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mencegah terjadinya karhutla,” pungkas Edy. (IN)

Advertisement
pena iklan

Related

Daerah 4581661259592885797

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item