Karhutla Kalbar Lima Orang Tersangka Diamankan Polisi

pena iklan

Penakapuas.com - Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, hadir dalam siaran live sejumlah stasiun tv Kalbar pada Senin (20/8/18).

Pada kesempatan itu, Kapolda memaparkan sejumlah data terkait Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kalbar. Kapolda memaparkan, Karhutla di Kabupaten Ketapang 168 hektare lahan terbakar yang berhasil dipadamakn 24 hektare, di Kota Pontianak 94 hektare terbakar yang berhasil  dipadamkan 88 hektare , Kota Singkawang 2.732 hektare terbakat yang berhasil dipadamkan 107 hektare dan Kabupaten Sintang 56  hektare terbakar yang berhasil dipadamkan 22 hetare.

Berbagai upaya sudah dilakukan. Salah satunya melakukan pemadaman melalui darat dengan pelibatan personel TNI-Polri dan pemadan swasta serta dengan menggunakan helicopter yakni, waterbommbing. "Namun, hal itu belum maksimal dikarenakan luas lahan yang terbakar dengan kondisi helikopter yang terbatas," ujar Kapolda.

Titik api yang bermunculan di areal tanah gambut karena ulah manusia yang membakar. “Lima orang pelaku Karhutla telah kita amankan. Saat ini dalam proses penyidikan, dua di antaranya berkasnya sudah P.21 dan segera barang bukti dan tersangka kita limpahkan ke kejaksaan, “ ujar Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Dua pekan terakhir ini personel TNI-Polri, BPBD Kalbar bersama pemadam swasta tanpa mengenal waktu bahu membahu memadamkan lahan gambut yang kaya mengandung Karbon. Tanah gambut yang mengering sangat rentan terbakar, maka perlu kepedulian dan kehati-hatian warga masyarakat dalam mengelola lahan ini.

“Sudah ada empat orang menjadi korban, mati terkepung api saat membakar lahannya sendiri. Mereka pingsan menghirup asap dari kobaran api yang mengandung racun Karbondioksida dan Karbonmonodioksida, dan akhirnya terbakar,” ucap Kapolda.

Dijelaskannya, Provinsi Kalimantan Barat memiliki wilayah cukup luas, peringkat ke-empat provinsi terluas wilayahnya. Stuktur tanah juga ada dua, yaitu tanah mineral dan tanah gambut, ada 2.130 desa, di mana 182 desa yang berpotensi terjadinya Karhutla. Untuk itu mengajak warga untuk saling menjaga wilayahnya, laporkan apabila ada permasalahan.

"Silakan videokan, bagi masyarakat yang mengetahui, melihat orang yang melakukan pembakaran dan apabila menjadi korban Karhutla segera melaporkan kepada aparat Kepolisian, “ ucap Kapolda.

Kewajiban, larangan dan sanksi bagi pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) sudah jauh hari disosialisasikan kepada masyarakat. Disampaikannya lewat maklumat itu, setiap warga negara Indonesia berkewajiban menjaga flora dan fauna serta memelihara lingkungan. Saat ini wilayah Kalimantan Barat sudah memasuki musim kemarau sehingga rawan kebakaran atau pembakaran. 

"Diberitahukan kepada seluruh warga masyarakat Kalbar untuk tidak melakukan pembakaran hutan, lahan, dan kebun," tutur Kapolda.

Kebakaran hutan bisa mengakibatkan kerusakan syaraf otak, menghambat kecerdasan dan pertumbuhan anak-anak, mengganggu aktivitas belajar anak di sekolah, menimbulkan penyakit infeksi saluran pernafasan akut, menghambat transportasi penerbangan dan lalu lintas darat maupun laut, serta menghambat pertumbuhan ekonomi.

Bila masih ada yang nekat membakar hutan, maka orang tersebut terancam penjara 10 tahun dan denda ‪10 miliyar rupiah‬.  "Bagi masyarakat yang mengetahui, melihat, dan menjadi korban Karhutla agar segera melaporkan kepada aparat Kepolisian, TNI, dan instansi terkait lainnya," tuntas Kapolda.

Dalam siaran live itu, Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH hadir bersama Komandan Pangkalan TNI AU (Danlanud) Supadio Marsekal Pertama (Marsma) TNI Minggit Tribowo, Komandan Komando Resort Militer (Korem) 121/Alambhana Wanawai, Brigadir Jenderal TNI Bambang Ismawan, Kepala BPBD Provinsi Kalbar TTA Nyarong, Kepala Dinas Kesehatan Kalbar dr Andy Jap dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak dr Sidiq Handanu, serta Pakar Lahan Gambut. (nes/rilis Polda Kalbar)


Advertisement
pena iklan

Related

Daerah 5174870853066162340

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item