Dirjen Yankes Resmikan Puskesmas di Perbatasan RI- Malaysia

pena iklan

Penakapuas.com - Dirjen Pelayanan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI, dr. Bambang Wibowo, Sp. OG, MARS meresmikan Puskesmas Badau, Batang Lupar, Embaloh Hulu, Empanang dan Puring Kencana, Kamis (2/8) di kecamatan Badau.
Pada sambutannya Dirjen Yankes Menkes RI, dr Bambang Wibowo mengatakan, peresmian puskesmas ini adalah bukti komitmen pembangunan Pemerintah di daerah. Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan puskesmas akses pelayanan semakin baik. "Puskesmas yang ada juga harus dirawat bersama dengan baik," tutur Dirjen Yankes.
Adanya puskesmas yang secara fisik baik, maka mutu layanan juga harus membaik. Ini butuh sarana lainnya dan yang terpenting adalah sumber daya manusia. "Saya datang kesini juga untuk lihat kebutuhan kesehatan masyarakat," ucap Bambang.
Perbatasan tidak bisa disamakan dengan wilayah lain. Seperti RSUD Putussibau akan jadi pertimbangan untuk fasilitas lebih baik. "Ini karena perbatasan harus jadi muka negara yang terfasilitasi lebih baik," tuturnya.
Hal terpenting lainya kata Dirjen adalah upaya penyembuhan yang sakit. Bukan sekedar alatnya. "Program Indonesia sehat harus dijalankan dengan baik," tuturnya.
Bupati Kapuas Hulu, AM Nasir SH mengatakan, atas nama pemda kapuas hulu menuturkan terimakasih atas pembangunan puskesmas. Apaya yang dilakukan semoga membawa manfaat bagi masyarkat Kapuas Hulu. "Saya lihat bangunan di puskesmas luar biasa," ucap Bupati.
Bupati menegaskan kesehatan adalah yang utama di Kapuas Hulu. Dalam Liskesdas 2013 , Indek Pembangunan Kesehatan Manusia (IPKM) kapuas hulu meningkat dari peringkat 10 se-kalbar di tahun 2003 jadi peringkat 5 di tahun 2013.
Peningkatan IPKM terus dilakukan, caranya dengan meningkatkan akses kesehatan. "Salah satunya meningkatkan fisik puskesmas pustu dan tenaga kesehatan. Tahun 2019 diharapkan puskesmas bisa terakreditasi," tuntasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kapuas Hulu, dr. H. Harisson M.Kes, mengatakan,  pembangunan puskesmas di lima kecamatan perbatasan berasal dari DAK afirmasi sebesar Rp 48 Milyar lebih. Ini untuj bangunan fisik ipal dan alat kesehatan.  "Tahun ini dari APBD jufa anggarkan penataan pagar, halaman dan taman puskesmas masing-masing," tuturnya.
Terkait jumlah kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan di perbatasan cukup konstan. Perhari bisa mencapai 35 hingga 50 orang.
Tumenggung kecamatan Badau, Yohanes Uvang mengatakan, masyarakat sangat senang dan berterimakasih pemerintah bisa mengadakan pembangunan puskesmas.
"Sekarang puskesmas diresmikan, kami minta RSB Badau juga ditingkatkan lagi. Biar masyarakat perbatasan tidak perlu kedaerah luar (Malaysia). Kami minta alat canggih dan dokter yang lihai. Ini kami minta dengan dirjen dan kemenkes pusat," tegasnya.
Perbatasan, kata Tumenggung harus maju dari sisi kesehatan. "Supaya masyarakat perbatasan tidak perlu jauh berobat," ucapnya.
Peresmian puskesmas ini juga diwarnai dengan penampilan musik tradisional dari SD Seriang Tunas Sejahtera. (yohanes)
Advertisement
pena iklan

Related

Berita 5662096749582016818

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item