Awasi Digital-Crime, Polda Kalbar Bangun Command Center

pena iklan

Penakapuas.com - Perkembangan teknologi melalui media elektronik telah menjadi salah satu kebutuhan dalam kehidupan, pekerjaan dan aktivitas sehari-hari masyarakat. 

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, mengatakan berdasarkan survei yang dilakukan oleh Asosiasi Penyelenggara Jaringan Internet Indonesia (APJII) mengungkap bahwa lebih dari setengah penduduk indonesia kini telah terhubung ke internet.
Saat ini pengguna internet di Indonesia didominasi pengguna pada usia 35-44 tahun dengan tingkat persentase 29,2 persen dari penduduk  Indonesia atau sekitar 38,7 juta jiwa. "Tidak hanya itu pengguna internet pada usia 10-24 tahun juga tidak kalah banyaknya yaitu sekitar 18,4 persen atau sekitar 24,4 juta jiwa," papar Kapolda saat kegiatan sosialisasi pengadaaan pengembangan Command Center tahun anggaran 2018 di Mapolda Kalbar Jalan Ahmad Yani No. 1 Kota Pontianak.

Gadget yang dimiliki kebanyakan masyarakat dapat terhubung ke jaringan internet. Ini mengakibatkan tumbuh suburnya pemanfaatan teknologi pada masyarakat indonesia saat ini dan pada masa yang akan datang.
“Perkembangan global ini mengubah masyarakat untuk berpikir cepat serta membutuhkan perangkat teknologi untuk memenuhi kebutuhan informasi yang tren,” kata Kapolda.

Seiring berkembangnya dinamika masyarakat serta perkembangan modus kejahatan atau kriminalitas di Indonesia khususnya Kalimantan Barat terhadap teknologi (Digital-Crime).
“Maka Polri terus berkembang dengan melakukan peningkatan kemampuan sarana prasarana disetiap bidang khususnya yang membidangi multimedia dan ITE. Sehingga Polda Kalbar lebih profesional, modern dan terpercaya dan berkibar (berkinerja dengan benar),” ujar Kapolda.

Guna mendukung quick response polri dalam melayani masyarakat yang memanfaatkan teknologi informatika dan komunikasi secara terintegrasi. Seperti cctv, video conference, object detection, face recognition, call center 110, radio alkom polri dan yang berhubungan dengan IT lainnya. Pembangunan dan pengembangan tempat atau lokasi pusat (kodal) atau disebut ruang Command Center Polri.

“Alhamdulillah polda kalbar sebagai salah satu dari 10 Polda yang mendapatkan pembangunan sarana dan prasarana Command Center Polri tahun anggaran 2018 dari Mabes Polri,” kata Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Sosialisasi Komand Center dihadiri Karofaskonslog Polri Brigadir Jenderal Polisi Drs Alfons Toluhula MH beserta tim. Selain itu adir pula pejabat utama Polda dan beberapa Kapolres jajaran serta Pamen dan Pama pada fungsi Biroopsnal, Birosarpras dan Bid TI dari Polda Kalbar dan  Polres jajaran Polda Kalbar. (nes/rilis Polda Kalbar)


Advertisement
pena iklan

Related

Daerah 1242544557761011599

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item