Satnarkoba Beri Penyuluhan Bahaya Narkoba Pada Pelajar

pena iklan pena iklan

Penakapuas.com_KBO Sat Narkoba Polres Kapuas Hulu, IPDA Haryono memberikan penyuluhan kepada siswa siswi baru tahun ajaran 2017/2018 di SMAN 2 Putussibau, Kamis (12/7/ 2018).  Penyuluhan itu dalam rangka MOS ( masa orientasi sekolah ) dan MPLS ( masa pengenalan lingkungan sekolah ) SMAN 2 Putussibau.

Kepada para pelajar, IPDA Haryono menerangkan,Narkoba adalah singkatan dari Narkotika dan Obat-obatan Berbahaya. Narkoba secara etimologi berasal dari bahasa Yunani yang memiliki arti “kelenger”, hal yang bisa membuat seseorang tidak sadarkan diri (flay). "Sedangkan menurut UU Nomer 35 tahun 2009, narkoba adalah sejenis zat atau obat yang berasal dari tanamam atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi sintesis yang dapat menyebabkan penurunan kesadaran, menghilangkan rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan," ujarnya.


Narkoba sendiri memliliki berbagai jenis, di antarnya adalah heroin, ganja dan sabu-sabu. Heroin adalah sejenis opioid alkalaoid yang memiliki bentuk seperti kristal putih.  Heroin memiliki efek samping bagi penggunanya yaitu dapat menimbulkan halusinasi yang berlebihan. Sementara itu ganja adalah tumbuhan budidaya penghasil serat, namun tanaman ini lebih dikenal karena kandungan zat narkotika pada biji buahnya. Zat ini dinamakan dengan tetrahidrokanabinol yang dapat membuat pemakainya mengalami euforia yang berlebihan. "Sedangkan sabu-sabu  adalah obat psikostimulansia dan simpatomimetik yang memliki efek samping bagi penggunanya seperti, hiperaktif, pupil melebar, kegelisahan, mulut kering, dan bahkan dapat mengakibatkan kematian," papar IPDA Haryono.


Narkoba juga mengandung berbagai zat seperti, stimulan, halusinogen, depresan dan zat adiktif. Zat stimulation, zat ini dapat membuat penggunanya lebih bertenaga untuk sementara waktu. Kemudian zat halusinogen, zat ini dapat mengakibatkan penggunanya berhalusinasi dengan melihat hal/benda yang tidak ada menjadi ada contohnya adalah kokain Sementara itu zat depresan adalah zat yang dapat menekan sistem syaraf pusat dan mengurangi aktivitas fungsional tubuh, sehingga pemakai akan merasa tenang bahkan bisa membuat pemakai tak sadarkan diri. "Sedangkan zat adiktif ialah zat  yang dapat membuat penggunanya menjadi kencanduan," tegasnya.


Melihat kandungan yang terdapat di dalam narkoba, kata IPDA Haryono, itu sangat membahayakan apabila di gunakan secara berlebihan. Selain syaraf-syaraf di dalam otak rusak, hal itu dapat membuat dehidrasi, hipotensi, hipertensi, kejang-kejang, serangan jantung, stroke, dan bahkan dapat membuat penggunanya kehilangan nyawa. "Akibat buruk lainnya bagi keadaan fisik pemakai narkoba adalah kehidupan sosial  rusak. Pribadi sang pemakai juga menjadi malas, susah bergaul, hyperaktif, kegelisahan yang berlebih dan akan di jauhi oleh masyarakat," ujarnya.


Agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba setiap individu harus meningkatkan iman kepada Allah SWT, kemudian pelajari tentang bahaya narkoba, kemudian sibukan diri dengan hal-hal yang positif, pilah pilih kegiatan yang bisa menguntungkan dan merugikan diri sendiri. "Terakhir kita harus bisa menempatkan diri kita kedalam lingkungan yang baik  dan jauh dari narkoba," tuntasnya. (nes)

Advertisement

Related

Kapuas Hulu 2278574525617588707

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item