Pembangunan Pusat Kuliner dan Souvenir Dilanjutkan

pena iklan pena iklan
Tahun 2017 kemarin Kabupaten Kapuas mendapatkan bantuan dana APBN sebesar Rp 455 juta dari Kementrian Koperasi dan UKM RI. Bantuan itu untuk pembangunan pusat kuliner khas Kapuas Hulu maupun souvenir ciri khas Bumi Uncak Kapuas di Kelurahan Putussibau Kota Kecamatan Putussibau Utara. 

Pembangunan yang menggunakan dana APBN tersebut dianggap sudah selesai, namun pembangunannya belum bisa dimanfaatkan karena masih ada beberapa bangunan lagi yang mesti dilanjutkan. 
“Jadi pembangunan ini masih dilanjutkan pada APBD perubahan 2018 yang anggaranya sudah disiapkan sebesar Rp200 juta dan APBD 2019 sudah diusulkan anggarnya sebesar Rp500 juta,” kata Sapril Ansari Kabid Usaha Mikro pada Dinas Perdagangan UKM dan Koperasi Kapuas Hulu, Senin (9/7). 
Sapril menjelaskan, untuk melanjutkan pembangunan tersebut, pihaknya pun masih menunggu surat hibah dari Kementrian dan menunggu hasil audit BPK dan Inpektorat Kabupaten. “Kami juga sudah mengirimkan surat permintaaan audit ke BPK. Sementara untuk surat hibah dari Kementrian, bulan Agustus ini akan diturunkan surat hibahnya,” ujarnya. 
Lanjut Sapril, pembangunan pusat kuliner dan sovenir Kapuas Hulu memang akan dilanjutkan, karena masih banyak kekurangan, soalnya jika hanya mengandalkan dana APBN tersebut, pembangunan pusat kuliner tersebut belum mampu selesai seutuhnya. Sehingga perlu ditopang dengan dana APBD untuk pembangunannya hingga selesai.  
“Pada APBD perubahan 2018 nanti bangunan yang dilanjutkan itu untuk pembangunan Kanopi, sementara di APBD 2019 itu untukmembuat drainase, papin blok, cor halaman, WC, listrik dan air,” ujarnya. 
Lanjut Sapril, di tahun 2019 pembangunan pusat kuliner tersebut dipastikan selesai dan akan ditempati pelaku usaha. Pasalnya pembangunan pusat kuliner dan souvenir ini sebelumnya sudah dibangun sebanyak 50 lapak untuk masyarakat menjual kuliner khas Kapuas Hulu. Namun meja yang sudah disediakan tersebut belum diketahui siapa yang akan menempatinya. 
“Yang daftar memang sudah banyak, tapi kami belum bisa memastikannya siapa yang berhak menempatinya karena kami juga harus menyeleksinya,” ungkapnya. 
 Sambung Sapril, dengan adanya pembangunan pusat kuliner dan souvenir tersebut, dirinya yakin  kota Putussibau akan lebih berkembang lagi karena adanya pembangunan pusat kuliner dan sovenir tersebut untuk memudahkan masyarakat dari luar atau turis asing maupun lokal untuk mencari buah tangan khas Bumi Uncak Kapuas. 
“Apabila masyarakat luar ingin mencari makanan atau souvenir ciri khas Kapuas Hulu, merka datang saja ke pusat kuliner tersebut,” tuntasnya. (AS)
Advertisement

Related

Kapuas Hulu 1297969746611529650

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item