DBD, Satu Warga Kedamin Meninggal

pena iklan

Penakapuas.com- Berdasarkan data Dinkes Kapuas Hulu minggu ke 29 tahun 2018, jumlah penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kapuas Hulu sebanyak 412 orang dan satu orang sudah meninggal pada bulan Februari 2018 kemarin.  

"Kemarin yang meninggal itu warga Kedamin, meninggalnya korban itu karena telat dibawa kerumah sakit," kata Suhardiyanto Kasi Pengendalian Pencegahan Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kapuas Hulu , Selasa (31/7). 

Pria yang  akrab disapa Yanto ini menjelaskan, saat ini untuk tren kasus DBD sudah menurun. Hal ini dikarenakan kesadaran masyarakat dalam menerapkan PHBS sudah bagus. Ditambah lagi saat ini sudah musim kemarau.

"Paling saat ini kalau ada laporan kasus DBD, biasanya hanya 1-2 kasus saja yang masuk," ujarnya. 

Lanjut Yanto, saat ini Kapuas Hulu kasus DBD nya masih berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB). Kemungkinan besar jika melihat menurun drastinya kasus DBD, bukan tidak menutup kemungkinan status KLB DBD dicabut.  "Kita lihat saja nanti perkembangannya, mudahan saja status KLB DBD dicabut," ungkapnya. 

Sambung Yanto, karena saat ini Bumi Uncak Kapuas statusnya masih KLB DBD, jika masyarakat ada yang terkena DBD segera dibawa kerumah sakit karena penderita DBD berobatnya ditanggung pemerintah. "Jadi keluarga penderita DBD jangan takut soal biaya karena sudah digratiskan pemerintah. Jangan sampai nanti ada penyesalan dikemudian hari," katanya. 

Untuk itu ia mengimbau kepada masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaannya terhadap berbagai macam penyakit. Meski sudah menurun DBD ini, namun menurutnya masyarakat tetap harus waspada.

"Tapi kami tetap mengimbau untuk bersihkan lingkungan terutama got. Ingat 3 M juga menguras menutup dan mengubur. Penampungan air dibersihkan," jelasnya.

Untuk itu, imbauan bagi warga terutama yang berada di daerah endemis DBD yakni dataran rendah untuk tetap memperhatikan kebersihan lingkungan.(AS) 

Advertisement
pena iklan

Related

Kapuas Hulu 2121650770280542375

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item