Korut Luncurkan Roket, Korsel Tunda Kerja Sama Industri

pena iklan pena iklan
KOMPAS.com - Korea Selatan menunda semua operasi di kompleks industri bersama, sebagai tanggapan atas peluncuran roket Korea Utara.

Pemerintah Seoul mengatakan langkah tersebut diambil untuk mencegah investasi dari Korea Selatan digunakan untuk mengembangkan program nuklir dan rudal Pyongyang.

Pekan lalu, Korea Utara meluncurkan roket yang dicurigai oleh dunia internasional sebagai kedok dari pengujian teknologi rudal balistik.

Kompleks industri Kaesong yang mempekerjakan lebih dari 50.000 warga Korea Utara menjadi salah satu sumber pemasukan bagi negara yang menutup diri tersebut.

Sejak dimulainya produksi tahun 2004 lalu, Kaesong sudah memberikan pemasukan sekitar Rp 7 triliun untuk Korea Utara, seperti dijelaskan Menteri Penyatuan Korea, Hong Yong-pyo.

"Tampaknya dana itu tidak digunakan untuk membuka jalan bagi perdamaian seperti yang diharapkan masyarakat internasional namun lebih untuk meningkatkan senjata nuklir dan rudal jarak jauhnya," ujar Hong dalam konferensi pers di Seoul, Rabu (10/2/2016).

Jepang juga menanggapi peluncuran Korea Utara dengan membatasi pengiriman uang dari komunitas Korea di negara itu ke Korea Utara dan melarang kapal Korea Utara memasukki pelabuhan-pelabuhannya.
Advertisement

Related

Berita 2427043915995748235

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item