Imigrasi Putussibau Perketat Pengawasan di PPLB Nanga Badau

pena iklan pena iklan
PenaKapuas.com - Kepala Kantor Imigrasi Kelas III Putussibau, Ade Rahmat mengungkapkan, dalam melakukan pengawasan keluar masuk orang dan barang, pihaknya bekerjasama dengan Tim PORA (Tim Pengawasan Orang Asing) yang sudah dibentuk. “Dengan melibatkan semua unsur terkait, salah satunya aparat penegak hukum. Mengingat SDM kita juga masih minim, sehingga pelu berkoordinasi dengan penegak hukum,” ujar Ade Rahmat di kantornya.
Pos Penjagaan Lintas Batas RI-Malaysia di Nanga Badau

Menurut Ade, volume pelintasan orang dan barang dari Malaysia ke Indonesia melalui Pintu Lintas Batas (PLB) Nanga Badau, Kapuas Huu ada peningkatan. Begitu juga dengan masyarakat dari Kapuas Hulu yang keluar. “Arus masuk serta keluarnya WNA, WNI serta barang-barang, meningkat drastis. Untuk itu kami juga lebih memperketat pengawasan,” tuturnya, Senin (15/2/2016).

Disamping itu, Ade berharap dengan kehadiran imigrasi di Kapuas Hulu bisa mempermudah pengurusan dokumen Keimigrasian seperti paspor dan sebagainya. Sehingga tidak ada lagi masyarakat Kapuas Hulu yang ke Malaysia tersangkut kasus hukum karena tidak memiliki kelengkapan surat menyurat. “Kita sudah pernah sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak lagi menggunakan jalan tikus, mengingat kalau ada persoalan hukum sulit,” terangnya.

Ia menambahkan, Permintaan terhadap penggunaan pas merah itu masih cukup tinggi. Maka kata Ade, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi agar masyarakat bisa mengurus pembuatan paspor di ke Imigrasi. “Rencana kita akan sosialisasi ke rumah-rumah betang. Harapan kita masyarakat yang keluar negara harus menggunakan Paspor,” tuturnya.

Sehubungan dengan pas merah itu sendiri, hanya berlaku di daerah Lubuk Antu, kalau ke Kuching tidak bisa. “Orang kita yang boleh menggunakan pas merah hanya orang di perbatasan. Untuk Kapuas Hulu di lima Kecamatan, yaitu warga Kecamatan Badau, Empanang, Puring Kencana, Embaloh Hulu dan Batang Lupar,” tutup Ade. (yohanes santoso)
Advertisement

Related

Berita 7093928254607170878

Posting Komentar

emo-but-icon

Terhangat

Terbaru

Komentar

Advertisement

item